MINGGU, 16 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga berita ini ditulis telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dari total sebanyak enam orang yang berhasil ditangkap dan diamankan dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kasus suap terkait dengan proses lelang atau tender sejumlah proyek di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu pagi hingga siang, Sabtu (15/10/2016), 


Penyidik KPK menduga bahwa tersangka YTH berperan sebagai pihak yang membawa uang suap dengan total senilai 70 juta Rupiah yang diduga berasal dari pemberian seorang pengusaha berinisial S alias H. Saat ini Satuan Tugas (Satgas) KPK sedang berkoordinasi dengan pihak Mabes Polri untuk memburu S, sebagai pihak yang diduga sebagai pemberi uang suap.

Sementara itu, tersangka satunya lagi, SW, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kebumen diduga kuat sebagai pihak yang biasa mengatur pemenangan tender atau lelang sejumlah proyek-proyek di Kabupaten Kebumen. Selain itu penyidik KPK menduga bahwa SW selama ini ternyata merupakan salah satu orang kepercayaan AP, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kebumen yang juga ikut ditangkap dan diamankan oleh KPK dalam OTT kemarin.


"Penyidik KPK hingga saat ini masih mendalami apa sebenarnya peran daripada SW yang belakangan diketahui sebagai seorang PNS Disbudpar Kabupaten Kebumen, kami menduga bahwa SW merupakan orang kepercayaan AP, Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen, kemungkinan dialah yang selama ini mengatur pemenangan sejumlah proyek lelang atau tender di Kabupaten Kebumen" kata Laode M. Syarif, Wakil Ketua KPK di Gedung KPK Jakarta, Minggu sore (16/10/2016).
[Eko Sulestyono]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: