RABU, 5 OKTOBER 2016

YOGYAKARTA --- Setelah menyasar Wajib Pajak (WP) Pribadi dan Perusahaan di tahap pertama program pengampunan pajak (tax amnesty), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DI Yogyakarta pada tahap kedua menyasar sejumlah Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM). Sebanyak 200 lebih UMKM menjadi target sosialisasi tax amnesty di kota seni dan budaya tersebut.


Program pengampunan pajak terus berjalan. Setelah wajib pajak pribadi dan perusahan besar menjadi fokus program tersebut di tahap pertama, kini giliran wajib pajak dari kelompok usaha kecil menengah dan mikro menjadi fokus program tax amnesty di tahap kedua.

"Target kami tentu sebanyak-banyaknya. Namun setidaknya 50.000 UMKM di Yogyakarta bisa tersosialisasi dan ikut program tax amnesty ini", ujar Kepala DPJ DI Yogyakarta, Yuli Kristiyono, Rabu (5/9/2016).

Guna mengefektifkan sosialisasi tax amnesty di lingkungan UMKM, DJP DI Yogyakarta bekerjasama dengan para pakar, tokoh masyarakat dan ketua kelompok atau asosiasi UMKM. Hal demikian, kata Yuli, karena UMKM lebih percaya jika yang menyosialisasikan program tersebut bukan hanya dari karyawan pajak saja. Pihaknya pun juga akan melibatkan perbankan dalam sosialisasi tax amnesty bagi kalangan wajib pajak UMKM.

Sementara itu perihal besaran uang tebusan bagi wajib pajak UMKM, Yuli menjelaskan jika besarannya dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu UMKM dengan asset di bawah Rp 10 Milyar, dikenakan uang tebusan sebesar 0 Persen. Sedangkan untuk UMKM dengan aset di atas Rp. 10 Miliyar dikenakan dana tebusan sebesar 2 Persen.

Pemerintah terus menggenjot perolehan tebusan pajak melalui program tax amnesty. Sejauh ini, menurut Yuli, berdasarkan data yang dimiliki Per 4 Oktober 2016, total dana tebusan pajak telah mencapai angka Rp. 351,36 Milyar, dana repatriasi sebesar Rp. 122,19 Milyar, deklarasi luar negeri sebesar Rp. 989,35 Milyar dan deklarasi dalam negeri mencapai sekitar Rp. 15,468 Triliun, sehingga total harta yang dideklarasi mencapai Rp 16,579 Trilyun.

"Jumlah itu tentu akan terus bertambah karena program tax amnesty ini terus berjalan", pungkasnya. 

Jurnalis : Koko Triarko / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Koko Triarko

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: