SENIN, 10 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Persidangan kasus perkara dugaan pemberian suap 500 juta Rupiah kepada terdakwa Rohadi, panitera pengganti di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara kembali digelar di Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin sore (10/10/2016).


Rencananya dalam persidangan lanjutan tersebut akan menghadirkan sekitar 5 orang saksi, antara lain adalah Jerry Rizki teller Bank BNI Syariah cabang Kelapa Gading Jakarta Utara, Dodi Siregar panitera pengganti di PN Jakarta Utara, M. Asikin Ahsan sebagai advokat, Kasman Sangaji sebagai advokat sekaligus ketua tim yang menangani kasus perantara Saipul Jamil dan yang terakhir Koko Wira Aprianto mantan sopir pribadi Rohadi.

Jerry Rizki, teller Bank BNI Syariah dalam kesaksiannya mengatakan "pertama kali bertemu dan mengenal Samsul Hidayatullah pada saat dirinya mencairkan uang sebesar 500 juta Rupiah melalui surat kuasa yang sebelumnya telah diberikan oleh Saipul Jamil, karena pada saat itu Saipul Jamil sedang berada dalam tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, sehingga tidak mungkin mengambil uangnya yang ada di tabungan BNI Syariah," katanya di Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin sore (10/10/2016).

"Namun Samsul Hidayatullah pada saat itu tidak mengatakan apapun terkait dengan tujuan pengambilan uang tersebut tidak dikelaskan untuk apa, yang jelas dirinya hanya mengatakan akan mengambil uang tunai milik adiknya yaitu Saipul Jamil sebesar 500 juta Rupiah, dimana Saipul Jamil sebelumnya ternyata telah memberikan surat kuasa kepada Samsul Hidayatullah agar dirinya dapat menarik dananya yang disimpan di salah satu cabang Bank BNI Syariah yang ada di Jakarta" demikian kata Jerry Rizki saat bersaksi di depan Majelis Hakim.
[Eko Sulestyono]


Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: