SENIN, 10 OKTOBER 2016

SAMPANG---Genangan banjir yang merendam Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, mengakibatkan jalan utama antar kabupaten lumpuh total. Sehingga aparat kepolisian daerah setempat terpaksa mengalihkan arus lalu lintas ke jalan alternatif yang tidak terendam banjir, pasalnya jika dipaksakan melintasi jalan utama tersebut khawatir pengendara akan terjebak banjir.


Sampai saat ini banjir yang melanda kota bahari tersebut ketinggian airnya masih mencapai kurang lebih 50 centi meter, sehingga jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Pamekasan menuju Bangkalan belum bisa dilintasi oleh pengendara. Akibatnya para pengendara harus melintasi beberapa jalan alternatif yang dapat menghubungkan ke dua kabupaten itu.

“Jadi dengan terjadinya banjir ini arus lalu lintas dari arah Kabupaten Bangkalan menuju Pamekasan dialihkan. Hal itu guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata AKBP Tofik Sukendar, Kapolres Kabupaten Sampang, Senin (10/10/2016).


Disebutkan, bahwa pihaknya juga menghimbau kepada para pengendara tidak memaksakan diri menerobos banjir yang melanda kota ini, karena hal itu sangat membahayakan bagi masyarakat maupun pengendara tersebut. Sehingga alangkah baiknya harus lebih berhati-hati agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya menghimbau kepada masyarakat maupun para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, kita tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sedangkan beberapa jalan yang belum tergenang banjir dijadikan jalur alternatif bagi pengendara roda dua maupun roda empat, supaya perjalanan masyarakat tersebut tetap berjalan dengan lancar. Karena meski kondisi banjir masih ada jalan yang bisa dilintasi kendaraan, seperti Jl. Jamaludin dan Jl. Syamsul Arifin, dimana dua jalur tersebut bisa dilintasi untuk tujuan ke dua kabupaten, yaitu Bangkalan dan Pamekasan.

Pihaknya berharap kejadian banjir yang melanda daerah ini akan segera surut, supaya aktifitas masyarakat maupun pengendara yang hendak melintas di jalan utama kota ini dapat berjalan lancar. 

Jurnalis : M. Fahrul / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : M. Fahrul

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: