KAMIS, 13 OKTOBER 2016

KENDARI---Letkol Pas. Drs. Sujatmiko Selaku Kasubid Pengawasan dan Kontra Propaganda Badan Nasioan Pencegahan Terorisme (BNPT) bahwa terorisme saat ini sedang merusak dan membayangi generasi muda, khususnya melalui media sosial. Target kelompok radikalisme ini adalah geberasi muda mulai dari umur 17 hingga 25 tahun.


"Terorisme saat ini melakukan perekrutan melalui medai sosial dan target mereka adalah merekrut generasi muda mulai dari 17-25 tahun," ungkapnya. 

Ia juga memaparkan, berdasarkan survey Wahid Foundation: Mayoritas Muslim 72 persen menolak paham radikalisme 7,7 persen menyetakan bersedia berpartisipasi dan 0,4 mengaku pernah berpartisipasi dalam kegiatan kekerasan atas nama agama.

Ia melanjutkan kenapa terosisrme menggunakan akses internet dalam melakuakn perekrutan anggota, sebab hal ini mudah diakses, sulit dikontrol, audiens yang luas dan cepat mendapatkan informasi.

Dirinya berharap agar radikalisme ini dapat dicegah secara bersama-sama. "Saya berharap kita semua menjadi pelopor dalam melakukan pencegahan terhadap radikalisme secara bersama-sama," harapnya.

Jurnalis ; Rahmat Rullah / Editor ; Rayvan Lesilolo / Foto : Rahmat Rullah
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: