KAMIS, 6 OKTOBER 2016

MANADO --- Tiga pengamat pariwisata yang ada di Manado, masing-masing Christian Fenie dari Konsultan Pariwisata, Drevy Malalantang dari Akademisi dan Athoe Sasauw dari tokoh masyarakat yakin dan optimis pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut) akan terus maju dan bisa bersaing dengan daerah lain yang ada di Indonesia, hal ini dikatakan ketiga pengamat saat mengisi diskusi publik Perspektif Bisnis dengan topik "Bagaimana Mengembangkan Pariwisata Sulut Dari Perspektif Pengamat" yang diadakan di kantor Sales and Galery Monaco Bay pada Kamis (6/10/2016).


Menurut Christian, penataan destinasi wisata dan sarana lainnya masih perlu diperbaiki, begitupun sarana dan alat transportasi pendukungnya masih perlu ditambah agar wisatawan bisa dengan mudah mendapat akses dan menggunakan sarana transportasi menuju tempat dan lokasi wisata.

Sementara itu Malalantang menyatakan, kelemahan dari pemerintah soal pengelolaan obyek wisata, dan fasilitas pendukungnya selain terkesan asal jadi dan terburu-buru juga tidak tidak didukung kalender event yang tetap, sehingga kegiatan pariwisata yang digelar hanya tiba akal dan tiba masa, begitu tidak ada wisatawan tour maka tidak ada lagi kegiatan yang dilaksanakan, sehingga terkesan asal jadi dan teburu-buru karena tidak memiliki kalender tahunan yang bisa dipersiapkan dengan baik.

Selain Christian dan Malalantang, Athoe Sasauw menjelaskan, pemerintah yang ada saat ini masih lebih baik dari pemerintahan sebelumnya sehingga optimis pariwisata di Sulut akan terus maju dan bisa bersaing dengan daerah lain, apa lagi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut saat ini lagi giatnya mendatangkan wisatawan mancanegara ke Sulut.

"Sehingga kalau pemerintah punya komitmen untuk meningkatkan kunjungan pariwisata di Sulut yang utama harus dibenahi yaitu destinasi wisata, transportasi laut dan darat, serta sumber daya manusianya," kata ketiga pengamat tersebut.
[Ishak Kusrant] 

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: