JUMAT, 7 OKTOBER 2016

BANDUNG --- Memberikan hasil terbaik dalam Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) XV/2016, pada 15-25 Oktober 2016 mendatang, Tim Judo Jawa Barat terus bebenah. Sebanyak 15 orang atlet disiapkan untuk bertanding di hajat olahraga nasional atlet berkebutuhan khusus.



Pelatih Judo Jabar, Budi Hidayat menyampaikan, beberapa atletnya baru bergabung dalam delapan bulan terakhir. Selain itu mereka juga mayoritas baru mempelajari olah raga asal Jepang tersebut. Bahkan beberapa diantaranya memiliki latar belakang di cabang olahraga lain, seperti catur dan atletik.

"Rata-rata mereka memang baru semua, yang paling lama sudah gabung sejak dua tahun lalu. Yang paling baru sekitar delapan bulan," katanya.

Dari 12 kelas yang dilombakan, Jabar akan ikut serta di 11 nomor. Mengingat tidak memiliki atlet di kelas 57 kilogram putri. Setidaknya, pihaknya bertekad menyapu bersih medali emas di 11 kelas yang akan dijalani.

"Kalau dari NPCI (Jabar) kita ditargetkan empat emas. Tapi kita sendiri menargetkan menyapu bersih minus satu kelas, berarti 11 kelas," paparnya.

Budi mengaku belum mengetahui peta kekuatan dari kompetitor lain. Mengingat cabang olahraga judo ini baru kali pertama di lombakan pada Peparnas. Namun tim judo Jabar sudah mempunyai modal seusai meraih prestasi gemilang pada sebuah turnamen nasional belum lama ini.

"Peta kekuatan lawan kita masih buta, di Peparnas ini cabor pertama di pertandingkan, tapi kita pernah di Jabar open blind kita sapu bersih emasnya," paparnya.

Namun jika bicara saingan, Budi memprediksi kontingen dari Bali dan Kalimantan Timur akan menjadi sandungan. Kendati begitu ia tetap percaya diri anak-anak asuhnya bisa meraih juara umum pada cabang olahraga Judo di Peparnas XV.

"Yang menjadi saingan terberat kita mungkin Bali sama Kaltim," jelasnya.

Disampaikan, pihak optimos para atletnya yang cenderung baru bergabung mampu menyumbangkan prestasi. Sejauh ini ia sudah menggodok perfoma anak-anak asuhnya dengan intensitas latihan yang tinggi.

"Strategi dan taktik sudah mulai kita asah, mereka masih buta dengan arena judonya," pungkasnya.
[Rianto Nudiansyah]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: