SELASA, 18 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Pertemuan antara Wakil Ketua Komisi IV DPR RI,  Titiek Soeharto dengan perwakilan FKPPBI (Forum Komunikasi Penyuluh Perikanan Bantu Indonesia) yang diwakili FKPPB Provinsi Banten di lobby gedung Nusantara, Senayan Jakarta menjadi sangat spesial.


Dikatakan demikian karena para pemuda pemudi tenaga PPB tersebut ternyata adalah penerima fasilitas beasiswa Supersemar dalam menyelesaikan sekaligus mengambil gelar akademik mereka.

Mengetahui keadaan mereka, Titiek Soeharto memberikan sebuah pernyataan kuat terkait kehadiran program beasiswa Supersemar bagi rakyat indonesia.

"sebagian besar pimpinan perguruan tinggi negeri di Indonesia adalah penerima beasiswa Supersemar. Jadi program beasiswa ini sangat berarti bagi rakyat Indonesia, khususnya dalam hal pendidikan," tegas Titiek Soeharto di hadapan para perwakilan PPB yang menemuinya.

" Oleh karena itu manfaatkan apa yang sudah kalian dapatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," demikian suntikan motivasi Titiek Soeharto.


Pertemuan selama kurang lebih tiga menit tersebut pastinya menjadi momen tak terlupakan bagi para perwakilan PPB dan Titiek Soeharto sendiri. Dalam konteks ini, bagi Titiek Soeharto pertemuan ini sangat tidak terduga sekaligus menjadi jawaban atas beragam pendapat maupun usulan untuk menghentikan program beasiswa Supersemar.

Apapun yang dikatakan sebagian kecil orang tidak dapat memungkiri kenyataan bahwa beasiswa Supersemar sudah ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus mengarahkan para penerima beasiswa tersebut mengisi kemerdekaan dan melanjutkan pembangunan di Indonesia dengan menjadi tenaga PPB di Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (KKP RI).


Bagi para penerima beasiswa Supersemar yang akhirnya menjadi abdi negara sebagai tenaga PPB KKP RI, beasiswa Supersemar pastinya menjadi sebuah program yang ikut membawa mereka menjadi sosok-sosok muda pembangun negeri ini hingga sekarang.

Tugas para tenaga PPB sekarang adalah terus belajar sekaligus mengabdi kepada negara serta masyarakat, dan seiring dengan itu maka sudah menjadi tugas anggota dewan untuk mengawal setiap keputusan yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan terus berjuang dengan tulus kepada rakyat demi mengemban amanat seluruh rakyat Indonesia.

Jurnalis : Miechell Koagouw / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Miechell Koagouw
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: