SENIN,  3 OKTOBER 2016 

KABAR CENDANA---Bertambahnya jumlah peserta dari tahun ke tahun dalam pelaksanaan Kompetisi Nasional Seni Lukis Remaja (KNSLR) selalu diimbangi dengan bertambahnya kualitas dari karya yang dihasilkan oleh para peserta. Dengan adanya kompetisi bagi remaja ini, Yayasan Seni Rupa Indonesia (YSRI) berharap akan memunculkan bibit-bibit baru untuk re-generasi pelukis Indonesia.

Ketua umum YSRI, Titiek Soeharto berfoto dengan para pemenang utama KNSLR 2016 selepas penyerahan hadiah

Hal diatas diungkapkan Ketua umum YSRI, Siti Hediati Soeharto atau akrab disapa Titiek Soeharto disela kesibukannya melakukan peninjauan pameran lukisan 40 (empat puluh) finalis KNSLR 2016, Minggu 2 Oktober 2016 di Atrium Plasa Senayan Jakarta.

Dari 189 peserta yang memasukkan karyanya, Dewan Juri telah menetapkan 40 peserta yang memenuhi kriteria tema tahun ini yaitu “Berbeda Itu Indah”, bukan berarti karya-karya lain tidak memiliki kulitas yang baik, hanya belum memenuhi kriteria tema tersebut.  Dan karya-karya indah yang penuh dengan kreatifitas dari anak-anak ini dapat dinikmati oleh masyarakat dari tanggal 2 hingga 11 Oktober di atrium Plaza Senayan ini. 

Selama pelaksanaan pameran, para pelajar yang terpilih juga mendapatkan pembinaan langsung dari Yayasan Seni Rupa Indonesia dan mengikuti kegiatan-kegiatan kesenian agar dapat meningkat-kan skill dan kemampuan di bidang seni lukis yang dimilikinya.

" Sebuah kebanggaan tersendiri bahwa Yayasan Seni Rupa Indonesia dapat terus berperan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Indonesia khususnya para remaja yang berkemampuan dibidang seni lukis," Titiek Soeharto melanjutkan pernyataannya.

Titiek Soeharto mengucapkan selamat kepada seorang finalis dari Bali karena konsep lukisannya
Kegiatan-kegiatan YSRI untuk menunjang peran aktif mereka dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia seni indonesia khususnya dimana salah satunya untuk membina para perupa muda diantaranya adalah :

1. Kompetisi Nasional Seni Lukis Remaja (KNSLR)
2. Indonesia Art Award (IAA)                                
3. Pameran Seni Rupa  di Dalam Negeri & Luar Negeri.
4. Penerbitan buku 
5. Seminar, Workshop, Diskusi Seni Rupa 
6. Pemberian Beasiswa  

" Tentunya dimasa depan, Yayasan Seni Rupa Indonesia berkeinginan untuk dapat berperan lebih, tidak saja mengenai seni lukis, namun pada semua bidang kebudayaan yang secara tidak langsung membentuk manusia Indonesia yang unggul dan mempunyai kepribadian yang baik, memiliki kemampuan dan kompetensi budaya yang tinggi," pungkas Titiek Soeharto. (Miechell Koagouw)
Bagikan:

Sari Puspita Ayu

Berikan Komentar: