RABU, 5 OKTOBER 2016

KEEROM --- Empat penderita penyakit kaki gajah ini terdapat di Kampung Pitewi dan Sawiyatami. Distrik Manem, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (5/10/2016). Penderita ini ditemukan saat Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) melakukan pelayanan kesehatan keliling kesetiap rumah warga.


Maria berusia kurang lebih 50-an tahun, salah satu penderita kaki gajah dengan niat dan kemauan sukarela memeriksakan penyakitnya ke petugas medis Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516 Caraka Yudha saat menggelar bakti sosial kesehatan mengaku telah alami penyakit tersebut selama empat tahun.“Sa pu kaki dia bisa bokar (besar) sekali. Sa pu dada sakit, tangan kaki sakit,” kata Maria saat diperiksa tim medis Yonif Mekanis 516/CY, Rabu (5/10/2016).

Ia juga ungkapkan saudara laki-laki atas nama Ambrosius alami penyakit yang sama selama 10 tahun dan juga pasrah dengan penyakit itu. “Saudara saya Ambrosius dia pu (punya) kaki bokar sekali. Dia jalan so pake kayu dan tra (tak bisa) bisa kemana mana,” ujarnya.

Saudaranya laki-lakinya telah berobat kemana-mana mulai dari rumah sakit kabupaten sampai Kota Jayapura. Bahkan, dikatakan Maria, sampai ia bersama saudaranya ke pengobatan alternative tapi tak kunjung sembuh. “Dia so sampe ke dukun (pengobatan alternative). Uang sampai su (sudah) habis banyak tapi tra (tidak) sembuh juga,” kata Maria.

Ditempat yang sama, Monika yang juga menderita penyakit kurang lebih 6 tahun juga mengatakan baru pertama kali mendapatkan perhatian kesehatan dan yang lakukan adalah TNI, selama ini TNI bertugas di Papua tak pernah melihat dirinya untuk diobati.

“Ini pertama kali mama didatangi tentara. Dorang periksa mama pu sakit. Dan disuruh datang berobat hari ini dan gratis, sa ssenang sekali, terima kasih bapak tentara,” kata Monika perempuan paruh baya itu sambil melinangkan air mata.

Sementara Komandan Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) Yonif Mekanis 516 Caraka Yhuda Letkol Infanteri Lukman Hakim membenarkan ada empat orang warga menderita penyakit kaki gajah. 

"Ada masyarakat yang sakit saat kami lakukan pelayanan kesehatan berjalan. Ada sejumlah warga yang ditemukan menderita penyakit kali gajah dan mereka pasrah dengan penyakitnya untuk tak lagi berobat," kata Letkol Inf Lukman Hakim, Rabu (5/10/2016).

Selama ini, menurut Danyon, penderita-penderita penyakit kaki gajah sudah sering berobat, namun tak kunjung sembuh. Pihaknya berinisiatif untuk membujuk warga teesebut agar tak patah semangat dan akab diupayakan oleh tim medis Yonif Mekanis 516/CY berusaha berikan yang terbaik.

"Kami berikan pemahaman dan terus membujuk penderita penyakit itu, dan akhirnya mereka mau. Kami seriusi penyakit ini dan berupaya keras untuk membantu sampai mereka sehat," tutur Letkol Inf Lukman Hakim.

Sejauh ini diwilayah Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY dibawah Komando Pelaksana Operasi (Kolaops) Korem 172 Praja Wira Yakthi terus melakukan upaya untuk memberikan kenyamanan pada masyarakat yang ada di perbatasan RI-PNG, tak hanya itu berbagai komunikasi dan kegiatan sosial terus digalakkan agar kebersamaan TNI bersama rakyat terus terjalin dengan baik. 

Jurnalis : Indrayadi T. Hatta / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Indrayadi T. Natta
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: