SELASA, 11 OKTOBER 2016

KENDARI --- Usulan enam daerah otonom baru (DOB) di Sultra secara administrasi resmi diterima oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. DOB yang diusulkan diantaranya adalah Provinisi Buton Kepulauan, Kota Raha, Kabupaten Muna Timur, Kabupaten Poleang, Kabupaten Kabaena, dan Kabupaten Konawe Timur.


Ungkapan terkait pemekaran DOB tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Otonomi Daerah (Otda) Pemerintah Porvinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), Tomi Indra Sukiadi, dari tujuh daerah yang pernah diusulkan hanya enam yang diterima dengan alasan sacara adimsitrasi semuanya memenuhi syarat.

Sementara satu daerah lainnya Kabupaten Pakue yang merupakan wilayah pemekaran dari Kolaka Utara belum diterima secara adimistrasi sebab, secara adimistrasi belum memenuhi syarat.

“DOB yang diusulkan oleh pemerintah Provinsi Sultra enam diantaranya sudah diterima di DPD RI, tetapi satu yang belum diterima karena secara adimistrasi memenuhi syarat adimistrasi, ” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa beberapa waktu yang lalu, Wagub Sultra Saleh Lasata, Asisten I dan dirinya selaku Kabag Otonomi Daerah, melakukan pembahasan terkait daerah-daerah yang akan dijadikan sebagai DOB di Sultra ini, tetapi hanya enam daerah yang berhasil dibahas, sedangkan satu daerahnya yakni Kabupaten Pakue yang belum sempat dibahas.

Dalam pembahasan juga ini, beberapa bupati dari semua daerah induk ikut hadir di Gedung DPD RI dalam rangka penandatanganan keseriusan DPD RI untuk mengawal kinerja pemerintah dalam rangka pemekaran DOB di Sultra.

“Mengenai mekarnya itu masih akan dibahas lagi di Mendagri dan DPR RI, tetapi setidaknya saat ini sudah diterima di DPD RI dan telah ditandatangai dan memenuhi syarat adimistrasi, mengenai kapan akan direalisasikan itu tidak bisa dipastikan,” terangnya.
[Rahmat Rullah ]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: