RABU, 12 OKTOBER 2016

PONOROGO --- Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno saat berkunjung ke Desa Nambak, Kecamatan Bungkal mengakui masih banyak program dan janji kampanye yang belum sepenuhnya terlaksana. Seperti janji aliran dana per desa per tahun sebesar Rp 300 juta.


"Kami Pemerintah Daerah berharap dana tersebut akan efektif tersalurkan pada tahun 2017 mendatang," jelasnya ditengah-tengah sambutan kepada masyarakat Desa Nambak, Rabu (12/10/2016).

Menurutnya, ketidakefektifan penyaluran dana di 2016 akibat banyaknya bencana seperti longsor dan banjir yang menimpa Ponorogo. Sehingga baik dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terserap untuk menanggulangi bencana tersebut.

"Nantinya kalau sudah efektif setiap desa harus membuat pendataan yang cermat dan tepat demi kepentingan bersama," ujarnya.

Soedjarno pun menambahkan kondisi jalan raya di Ponorogo memang sudah rusak parah dan hampir merata di setiap sudut kota reog tersebut. Terutama di daerah pegunungan dan pinggiran kondisi jalan rayanya sudah sangat parah.

"Jadi nanti setelah dana tersalurkan harus segera memperbaiki jalan raya karena merupakan akses utama," paparnya.

Bagi desa yang kondisi jalannya sudah bagus diharapkan dana tersebut digunakan untuk membangun lingkungan supaya lebih baik lagi. "Misalnya soal sampah bagaimana mengelola sampah, supaya lingkungan tempat tinggal kita tetap bersih," pungkasnya. 
[Charolin Pebrianti]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: