SENIN, 10 OKTOBER 2016

LHOKSEUMAWE --- Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya menyebutkan, pameran pendidikan 2016 tersebut merupakan salah satu kegiatan positif untuk memotivasi para siswa. Pameran katanya dapat dijadikan sebagai tempat untuk menunjukkan kreativitas para siswa dan sekolah.


“Kegiatan ini sangat positif dan dapat memotivasi para siswa untuk berkarya dan mengahsilkan inovasi-inovasi yang terbaik. Dengan demikian, para generasi muda ini akan terjauhkan dari potensi penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja dan hal-hal negatif lain,” ujar Suaidi Yahya saat membuka Pameran Pendidikan 2016 di Lapangan Hiraq, Senin (10/10/2016). 

Pembukaan dilakukan Suaidi dengan cara menabuh rapai yang menandai dimulainya pameran yang kerap digelar setahun sekali tersebut.

Suaidi Yahya menambahkan, saat ini Provinsi Aceh sudah masuk dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dimana menurutnya, masyarakat dituntut untuk kreatif dan berinovasi untuk bisa bersaing dengan banyak negara-negara Asean.

“Indonesia pada umumnya, Aceh pada khususnya sudah berada pada era Masyarakat Ekonomi Asean, mau tidak mau, suka tidak suka kita harus mampu bersaing dengan negara-negara asean di kawasan ASEAN. Persaingan kkita bukan antar daerah tapi sudah antar bangsa dan antar negara,” katanya.

“Untuk menjawab tantangan MEA tersebut kami berpesan agar tiap sekolah yang ada di Lhokseumawe dapat berinovasi menciptakan satu produk unggulan satu sekolah meinimal satu produk unggulan,” lanjut Suaidi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menggelar pameran pendidikan di Lapangan Hiraq Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Pameran pendidikan tersebut akan digelar selama satu pekan sejak 10 hingga 16 Oktober 2016.
[Zulfikar Husein]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: