SELASA, 18 OKTOBER 2016

MBAY --- Ratusan warga masyarakat dari tiga desa di tiga kecamatan sejak pukul 09.00 WITA mulai berdatangan kelokasi pembangunan Waduk Lambo. Warga mendatangi lokasi untuk menentang kedatangan tim survei seperti yang disampaikan wakil bupati Nagekeo.

Sambil menunggu kedtangan tim survei,warga yang mayoritas kaum perempuan bernyanyi dan berjoget di jalan masuk menghadang kendaraan yang masuk ke lokasi.

"Kami datang sebab wakil bupati kemarin sampaikan tim survei akan turun apapun terjadi,"ujar Siti Aisyah.

Warga tambah Siti bukannya menolak pembangunan tapi hanya meminta agar lahannya dipindah ke Malawaka yang berjarak sekitar 3 kilometer sebelah utara lokasi yang sekarang.

"Warga bingung ktenapa pemerintah tetap ngotot bangun di lokasi sekarang.Ini ada apa?," tambahnya.

Disaksikan Cendana News di lokasi kejadian, sebuah mobil Dinas Sosial yang hendak menghantar terpal untuk mendirikan tenda di lokasi waduk dihadang kaum perempuan.

Para ibu-ibu terlihat hendak membuka baju seraya berteriak menghalangi truk tersebut. Akhirnya truk tersebut pun mundur dan jeluar dari lokasi.

Warga mengatakan siap bermalam di lokasi pembangunan waduk apabila Pemda Nagekeo besikeras melakukan survei dan masuk ke lokasi. Setelah ritual adat warga katakan siapa yang masuk ke lokasi akan menangung akibatnya.

Disaksikan Cendana News,tampak hadir kepala Kesbangpol Nagekeo Donatus Ali, kepala Tim Perlindungan Perempuan dan Anak (TP2A) Pius serta Kabag Humas Gaspar Taka dan beberapa staf Pemda Nagekeo lainnya.

Jurnalis : Ebed De Rosary / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Ebed De Rosary
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: