SELASA 9 NOVEMBER 2016

BALIKPAPAN---Pemerintah Kota Balikpapan memastikan dana operasional Rukun Tetangga (RT) di Balikpapan tidak akan dipangkas, meski kondisi keuangan mengalami defisit.

Kepala Bagian Pemerintahan Kota Balikpapan Zulkifli.


Bahkan dana operasional juga diperkirakan belum mengalami kenaikan, meski ada usulan kenaikan.
Kabag Pemerintahan Sekdakot Zulkifli memastikan bahwa dana operasional RT tetap sebesar Rp750 ribu/bulan. Dana itu dicairkan dan distribusikan oleh Badan Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Balikpapan.

"Perencanaan anggaran 2017 mendatang atau tahun depan belum ada usulan kenaikan ataupun diusulkan dari bagian pemerintahan, karena bila dihitung-hitung anggaran tidak cukup," katanya Selasa, (8/11/2016).

Zulkifli menjelaskan jumlah RT di Balikpapan sekitar 1.681 atau diperkirakan setiap tahunya pemkot merogoh kocek untuk DO RT lebih dari Rp10 miliar per tahun.

"Anggarannya tidak dipotong. Dan memang satu RT sebesar Rp750 ribu," ucapnya.

Ia menambahkan pada Musrenbang 2016 lalu, ada usulan dana operasional RT naik menjadi Rp1-1,5 juta/bulan namun karena kondisi keuangan masih belum memungkinkan, maka hal itu sulit direalisasikan.

"Harapannya meski dana operasional tidak mengalami kenaikan, pelayanan tidak menurun. Kondisi keuangan lagi defisit," tambahnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: