SENIN 28 NOVEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Untuk pembangunan gedung DPRD Balikpapan diusulkan Rp10-15 miliar di tahun 2017, meski APBD 2017 diproyeksikan mengalami penurunan drastis menjadi Rp1,8 triliun. Usulan itu menjadi tahapan awal pembangunan gedung DPRD dan diusulkan pembangunan dilakukan secara bertahap atau tahun jamak.

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh.
Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh menjelaskan pencairan Dana Bagi Hasil (DBH) 2016 sebesar Rp63 miliar pada Desember ini menjadi peluang untuk mengusulkan dana awal pembangunan.

"DPR inginnya dimulai pembangunan gedung tahun ini dengan tahun jamak. Kami berupaya dengan mencari anggaran ke pusat," ungkapnya Senin, (28/11/2016).

Menurutnya, waktu anggaran tahun 2009-2010, besaran PAD hanya Rp190 miliar dengan APBD Rp17 triliun dan kondisinya bisa jalan semua kegiatan.  "Makanya kita tanya ke pemkot Rp1,8 triliun itu apa-apa saja dan apa yang bisa kita lakukan apa-apa saja," bebernya.

Abdullah berpendapat pembangunan gedung DPRD yang baru itu sangat penting dan sangat dibutuhkan. Dengan kondisi gedung DPRD yang ada saat ini sudah tidak lagi representatif. "Kan bisa dilihat, saking sempitnya ketika demo atau ada rapat paripurna, parkir yang ada bisa sampai luber ke jalanan," tandasnya.

Untuk itu, tahap awal  perlu sekitar Rp 10-Rp 15 miliar untuk memulai pembangunan gedung baru tersebut. Mengingat rencana pembangunan sudah ada sejak dua tahun lalu.

"Harapannya usulan ini dapat dukungan dari pemerintah kota. Makanya itu harus mencobanya mengingat sudah dua tahun direncanakan," tutup Abdulloh.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti


Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: