SELASA, 1 NOVEMBER 2016

BANDUNG --- Sebanyak 25 sekolah setingkat SD hingga SMP di Kota Bandung kini mulai menerapkan aplikasi edubox, sistem internet lokal yang menjadi server pusat seluruh kegiatan di sekolah.


Walikota Bandung, Ridwan Kamil menyampaikan, setidaknya ada enam fungsi dari edubox. Diantaranya, kelas digital, layanan bahan ajar dan tautan bahan ajar.

"Juga kolaborasi sekolah dengan orang tua, selain itu administrasi sekolah terpadu, ujian dan tugas dalam jaringan," ujar Ridwan di sela-sela peluncuran edubox, di SMPN 1 Kota Bandung, Jalan Kesatriaan, Selasa (1/11/2016).

Nantinya, pelajar tak melulu harus bertatap muka dengan guru untuk mendapatkan ilmu. Sebab bisa mengakses layanan pendidikan darimanapun dan kapan saja. Saat ini pihaknya sedang berupaya memasukan data ajaran ke dalam e-book alias buku elektronik.

"Kemudahan juga diberikan kepada para guru. Guru tidak lagi disibukan dengan urusan administratif, membuat soal, mengisi rapor siswa dan memeriksa hasil ujian," katanya.

Untuk sistem administrasi sekolah terpadu. Sistem tersebut meliputi rapor siswa, daftar hadir siswa dan keperluan administrasi lainnya. Dimana, siswa atau siswi yang bolos sekolah bisa diketahui posisinya ada dimana.

"Karena ponselnya diregister di sekolah dengan GPS. Kepala sekolah, wali kelas dan orang tua siswa bisa tahu anaknya dimana disaat jam sekolah," katanya.

Pemungkas, melalui aplikasi ini pun pengumpulan tugas dan ujian bisa dilakukan secara online melalui ponsel pintarnya. Menurutnya, cara ini bisa menekan anggaran sekolah se-Kota Bandung. Ia berharap edubox bisa diberlakukan di seluruh sekolah yang ada di Kota Kembang pada tahun 2017 mendatang.

"Yang tidak mempunyai ponsel ujiannya bisa dilakukan di laboratorium komputer setiap sekolah " pungkasnya.
Jurnalis : Rianto Nudiansyah / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Rianto Nudiansyah
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: