JUM'AT, 11 NOVEMBER 2016

PEGUNUNGAN BINTANG --- Patok batas antara negara Republik Indonesia dan Papua New Guinea (PNG) Meredian Monumen (MM) 7.2, selama 30 tahun berhasil ditemukan prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) Yonif Raider 700 Wira Yudha Cakti tak jauh dari Kampung Digi, Kabupaten Pegunungan Bintang.


Penemuan patok batas Negara ini terbilang sejarah pertama dalam buku perjalanan patroli patok batas oleh Tentara Nasional Indonesia dari Yonif 700/WYC yang mengamankan wilayah perbatasan RI-PNG. Bahkan, patok batas tersebut pertama kali didirikan pada tahun 1986 belum pernah ada TNI AD/Polri yang menemukan patok batas tersebut.

Komandan Satgas Pamtas Yonif Raider 700 Wira Yudha Cakti, Letkol Inf Horas Sitinjak mengapresiasikan penemuan patok batas tersebut, yang mana menurutnya selama 30 tahun belum ada satuan penugasan yang ada menemukan patok batas tersebut.

"Selaku komandan Yonif Raider 700/WYC bangga atas hasil yang dicapai prajurit saya. Tugas patroli patok batas adalah tugas utama ditugaskan ke negeri Cenderawasih ini," kata Letkol Inf Horas Sitinjak, Jumat (11/11/2016).


Penemuan patok batas ini kurang lebih seminggu lalu, dan telah dilaporkan ke badan perbatasan pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang. "Kami sudah laporkan penemuan patok batas MM 7.2 ini. Dan selama 30 tahun, berarti kalau tak salah ada 30 satgas yang bertugas ke Papua ini.  Puji Tuhan anggota kami berhasil menemukannya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Suku Kampung Digi, Terry Digibin kepada Cendana News mengakui bahwa patok batas Negara MM 7.2 sejak dibangun sampai saat ini, belum pernah ada yang kunjungi.

"Patok batas mm 7,2 di pasang tahun 1986 ini, belum pernah di kunjungi selama tahun pembuatan baik dari pihak RI maupun dari pihak PNG," diungkapkan Terry saat ditemui media ini.

Dengan ditemukannya patok batas MM 7.2, hingga kini Satgas Pamtas Yonif Raider 700/WYC telah menemukan sebanyak 6 patok batas dari 14 patok batas dalam tugas kewilayahan menjaga kedaulatan NKRI.


"Enam patok sudah ditemukan anggota dari hasil patroli patok batas dan sisanya saya target 4 patok batas harus selesai bulan desember jadi 10 patok. Sementara 4 patok sisanya kami targetkan pada awal tahun 2017 mendatang," kembali dikatakan Letkol Inf Horas Sitinjak.

Sekedar diketahui, Batalyon Infanteri Raider 700 Wira Yudha Cakti dalam buku catatan kewilayahan patok batas Negara yang menjadi tanggungjawab mereka terdapat di dua kabupaten yakni Keerom dan Pegunungan Bintang.

Untuk Kabupaten Keerom terdiri 4 patok antara lain di pos kilometer 140, MM 4.3; pos Yuruf, MM 4.4; pos Patakra, MM 4.5 dan pos Towe Hitam, MM 5.0. Sementara di Kabupaten Pegunungan Bintang terdiri 10 patok, yang menjadi tugas pos Batom MM 5.1, MM 6.B, MM 6.A, MM 6.1A, MM 6.1, MM 6.2; pos Kiwirok MM 6.3; pos Oksibil MM 7.0, pos Iwur MM 7.1 dan MM 7.2.

Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Indrayadi T Hatta 
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: