JUMAT, 18 NOVEMBER 2016
SOLO---Sebanyak 999 pasangan kembar dari berbagai usia memeriahkan upacara dalam rangka puncak Hari Jadi ke-99 Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Upacara yang dilakukan dengan tarian kolosal itu sekaligus memecahkan Rekor Museum Indonesia (Muri) dengan kategori peserta pasangan kembar terbanyak.

“Sebenarnya di Karanganyar masih banyak lagi pasangan kembar yang kita hadirkan di upacara ini. Karena bertepatan hari jadi ke 99, yang kita undang yang ada hubunganya dengan tahun itu,” ujar Bupati Karanganyar, Juliatmono, kepada awak media, Jumat (18/11/16).

 Puncak Hari Jadi  Karanganyar ini ditandai dengan pertunjukan kolosal yang menggambarkan Raden Mas Said atau yang sering disebut Pangeran Samber Nyawa saat mengusir penjajah. Dalam  tarian yang dilakukan lebih dari 1200 penari itu, dikisahkan Raden Mas Said bertemu Nyai Ageng Karang  yang merupakan tokoh pendiri Kabupaten Karanganyar.


Penyerahan Rekor Muri, berkumpulnya pasangan kembar terbanyak di Hari Jadi Kota Karanganyar. 

“Tarian kolosal ini kita kemas dengan apik, serta seluruh peserta upacara menggunakan pakaian adat Jawa serta aba-abanya juga menggunakan bahasa Jawa,” jelasnya.

Menurutnya pula, momentum hari jadi ke-99 menjadi salah satu sarana untuk menggelorakan pentingnya hidup berkeseimbangan. Tujuannya, pemerintah bersama rakyat bisa bekerja bersama untuk meratakan kesejahteraan.

“Angka kembar 99 ini luar biasa filosofinya. Kita hadirkan anak-anak kembar dari Karanganyar dan luar biasa dampaknya. Kembar itu makna yang bisa diambil yaitu pentingnya bagi manusia untuk menjaga keseimbangan,” ungkapnya.


Jajaran Pemda Karanganyar menunjukkan sertifikat rekor MURI. 


Upacara Hari Jadi Karanganyar dicatat sebagai rekor Museum Rekor Indonesia, dengan kategori upacara dengan pasangan kembar terbanyak, yakni 999 pasangan. Rekor ini berhasil menumbangkan rekor sebelumnya, yakni sebanyak 685 pasangan.

Usai diverifikasi, sertifikat rekor Muri diserahkan kepada Bupati Karanganyar Juliatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo beserta jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forkompinda) Karanganyar.

Jurnalis: Harun Alrosid/ Editor: Satmoko / Foto Harun Al Rosid





Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: