Ahok Datang Memenuhi Panggilan Pemeriksaan Sebagai Tersangka di Bareskrim Mabes Polri

0
20

SELASA 22 NOVEMBER 2016

JAKARTA—Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok, Gubernur non aktif Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta tampak terlihat baru saja beberapa saat yang lalu tiba di Gedung Ruang Pertemuan Utama (Rupatama) Mabes Polri.
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kiri) saat tiba di Gedung Rupatama Mabes Polri.
Kedatangannya langsung disambut berbagai pertanyaan dari para awak media yang telah menunggu kehadirannya sejak pagi. Ahok menjawab singkat sambil tersenyum langsung bergegas memasuki ruangan, saat ini Ahok sedang menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangannya oleh penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim)  Mabes Polri dalam kapasitasnya sebagai tersangka terkait kasus perkara dugaan melakukan penistaan agama terkait dengan Al Qur’an Surah Al Maidah Ayat 51 yang dituduhkan kepadanya.
Pantauan Cendana News langsung dari depan Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok beserta rombongan tim sukses beserta penasehat hukumnya tampak terlihat tiba pada sekitar pukul 09:00 WIB. Ahok langsung bergegas memasuki ruangan Gedung Rupatama Mabes Polri Jakarta.
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tampak terlihat datang dengan didampingi oleh beberapa tim suksesnya. dDi antara yang datang adalah Prasetyo Edi Marsudi sebagai Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot, kemudian Sirra Prayuna sebagai Kuasa Hukum sekaligus pengacaranya dan Ruhut Sitompul yang bertindak sebagai juru bicara.
“Mohon maaf kepada rekan-rekan media, untuk sementara  Pak Ahok jangan ditanya macam-macam dulu, tunggu nanti saja setelah pemeriksaan selesai, biarlah Pak Ahok berkonsentrasi dulu untuk menjalani pemeriksaan yang sebentar lagi akan dilaksanakan oleh pihak penyidik Bareskrim Mabes Polri, oke  nanti saja ya” kata Ruhut Sitompul, juru bicara tim relawan pemenangan pasangan calon Ahok-Djarot di depan Gedung Rupatama Mabes Polri Jakarta, Selasa pagi (22/11/2016).
Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono

Komentar