SABTU, 12 NOVEMBER 2016

SOLO---Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berhasil menjadi Desa Mandiri terbaik se Indonesia. Hasil gemilang ini tentunya tidak bisa didapatkan tanpa kerja keras dari Desa yang berada di perbatasan antara Kabupaten Klaten dengan Kabupaten Boyolali.


Memaksimalkan potensi wisata air yang dikelola langsung pihak Desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tirta Mandiri,  Ponggok didaulat mejadi BUMDes terbaik tingkat Nasional. “Dulu Desa Ponggok salah satu Desa tertinggal. Kita juga kesulitan untuk mengembangkan wisata,” ucap Kepala Desa Ponggok Junaedi Mulyono, kepada Cendana News, Sabtu (12/11/2016).

Dengan adanya BUMNDes, Desa Ponggok saat ini menjadi salah satu Desa tersubur dengan perolehan Pendapatan Asli Desa (PAD). Dari semula pendapatan KAS Desa pertahun hanya belasan juta, dengan memaksimalkan potensi wisata air, Desa Ponggok pada 2015 lalu mampu mencapai Rp 6,5 milliar.

“BUMDes ini tidak hanya untuk umbul ponggok, tetapi potensi lainnya. Seperti perikanan dan wisata air lainnya,” ungkapnya.

Besarnya KAS Desa yang masuk membuat tingkat kesejahteraan masyarakat di Ponggok juga meningkat drastis. Bahkan, Kantor Desa Ponggok dibuat layaknya Kantor Kabupaten, yang megah dengan fasilitas yang lengkap. Kantor Desa Ponggok sekilas terlihat layaknya perkantoran bisnis.

“Ini karena animo masyarakat untuk bisa berwisata di umbul ponggok luar biasa. Dengan menyajikan kolam sedalam 2,5 meter dan lebar sekitar 50 x 25 meter, pengunjung bisa menikmati layaknya di dasar laut lengkap dengan ikan besar dan pasir putih,” ungkapnya.


Desa Ponggok, di 2016 ditargetkan memiliki KAS Desa lebih  tinggi dari tahun sebelumnya, yakni mencapai 9 Milliar. Meski begitu, pihak Desa optimis mampu meraih target tersebut. Sebab hingga akhir Oktober kemarin,  KAS Desa sudah mencapai 8,2 miliar rupiah. 

 “Dengan sisa dua bulan lagi kami kira bisa mencapai target 9 milliar,” imbuhnya.

Ke depan, Desa Ponggok akan kembangkan berbagai potensi wisata yang ada. Termasuk dengan membuka staudi banding untuk BUMDes hingga menjadi Desa Mandiri, yang memaksimalkan potensi desa yang ada.
Jurnalis : Harun Alrosid / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Harun Alrosid
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: