JUMAT, 18 NOVEMBER 2016

SANGGAU --- Satgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti mengagalkan upaya penyelundupan barang ilegal dari Malaysia. Satu unit mobil minibus yang di kemudikan SD (37) warga Kabupaten Kubu Raya ini membawa bawang merah sebanyak 20 karung tanpa dokumen resmi.

Bawang merah asal Malaysia yang diamankan aparat TNI di Perbatasan
“Dalam mobil ditemukan 20 karung bawang merah tanpa dilengkapi dokumen yang resmi,”sebut Wakil Komandan Satgas Satgas Pamtas Yonif 131/ Braja Sakti Mayor Infanteri Anton Timotius Milala di Sanggau, Jumat (18/11/2016).

Disebutkan, barang tersebut berasal dari Malaysia yang dimasukan dengan cara, dikumpulkan di zona netral yang berada di tengah antara border Malaysia dan Indonesia. 

"Setelah banyak lalu dilangsir menggunakan kendaraan roda empat," tambahnya.

Setelah dilaksanakan pemeriksaan di Pos Kout Satgas Yonif 131/BS selanjutnya barang bukti diamankan untuk diserahkan ke Bea & Cukai Entikong,” tambahnya.

Selain itu, aparat juga mengamankan sebuah mobil truk bermuatan kayu duriana. Penyitaan satu unit truk dilakukan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 131/ Braja Sakti di depan Pos Kout Yonif 131/BS Jalan Lintas Malindo Desa, Pemudis Kecamatan,  Beduai Kabupaten  Sanggau, Kalimantan Barat.

Dijelaskan, berawal personel Satgas yang sedang melaksanakan razia di depan Pos Kout Jalan Lintas Malindo Desa Pemudis, Kecamatan Beduai, mendapati sebuah truk melintas dalam kecepatan tinggi. Maka petugas pun memberhentikannya.

“Truk ini melintas di depan Pos Kout dan dihentikan oleh salah satu anggota Pos dan diadakan pengecekan terhadap isi kendaraan. Ternyata di dalamnya terdapat 11 kubik kayu durian, setelah dicek tentang kelengkapan surat-surat kendaraan dan kayu yang dibawa ternyata tidak sah dan sudah jatuh tempo,”jelasnya.

Disebutkan, pihaknya mengamankan pengemudi dan barang bukti berupa 11 kubik kayu durian illegal, satu lembar surat izin jalan kayu yang sudah kadaluarsa. Selain itu, petugas juga menyita satu buah alat hisap sabu sabu (bong) dan uang Rp.60.000.
Jurnalis : Aceng Mukaram / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Istimewa
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: