SENIN, 21 NOVEMBER 2016

SUMENEP --- PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) tercatat telah mengelontorkan dana kepada 5.052 nasabah di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Mereka berada di lima cabang yang ada di daerah ujung timur Pulau Madura ini.

Direktur PNM Saat Berkunjung Ke Nasabah
Direktur PT. Permodalan Nasional Madani (Persero), Parman Nataatmadja menyebutkan, penerima bantuan modal sengaja diberikan kepada para kaum wanita yang pendapatannya di bawah Rp. 800.000 per bulan dengan harapan dapat mendongkrak ekonomi ke arah yang lebih baik.

"Jadi kegiatan PNM Mekar ini pada umumnya nyasar kepada keluarga prasejahtera, atau yang kita katakan keluarga miskin tetapi produktif secara ekonomis,"sebutnya saat berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Senin (21/11/2016).

Dijelaskan, tidak hanya bantuan modal, penerima juga mendapatkan berbagai pelatihan, seperti berorganisasi hingga disiplin dalam usaha.

"Mereka dilatih untuk disiplin, karena orang usaha wajib disiplin, selain itu diajari berorganisasi dan saling tanggung jawab di kelompok," katanya.

Parman Nataatmadja, Direktur Utama PT. Permodalan Nasional Madani (Persero)
Dijelaskan juga, selain disiplin, mereka juga betanggungjawab memecahkan permasalahan di kelompok bersama kepala cabang. Ketika ada sesuatu yang menjadi hambatan dapat dilalui dengan baik hingga usaha yang mereka jalankan berjalan lancar sesuai harapan bersama.

"Seumpamanya ada satu nasabah yang kesulitan dalam menjalankan usaha dipecahkan. Jadi bagaimana mereka bisa usahanya berjalan lancar, itu menjadi tanggungjawab bersama dalam kelompok tersebut," jelasnya.

Disebutkan juga, setiap kelompok yang menjadi nasabah di PT. PNM mendapatkan pinjaman modal usaha sebesar Rp. 2.000.000 per orang. Mereka membayar cicilan sebesar Rp. 50.000 per minggu selama 50 minggu. Ada juga waktu yang lebih pendek dengan cicilan sebesar Rp. 90.000 selama 25 minggu.
Jurnalis : M. Fahrul / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : M.Fahrul
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: