RABU 9 NOVEMBER 2016

SOLO --- Belasan hektare lahan pertanian produktif di Sukoharjo, Jawa Tengah terserang hama wereng coklat. Akibatnya, petani dipastikan merugi hingga ratusan juta rupiah, karena hama wereng coklat menyerang batang padi hingga tidak bisa tumbuh. 




Salah satu petani di Kecamatan Baki, Joko Priyono mengatakan, hama wereng sebagian besar menyerang tanaman padi yang berusia 0-45 hari. Tanaman padi yang belum tumbuh besar membuat  serangan wereng sangat mematikan.

“Terpaksa harus dicabut diganti dengan tanaman lain,” ucapnya kepada Cendana News, Rabu (9/11/16).

Untuk mengurangi serangan hama wereng, petani sudah berusaha meminimalisir tanaman. Di antaranya dengan dilakukan penyemprotan secara bersama-sama, namun serangan hama masih terus terjadi.

“Sudah  beberapa kali disempot menggunakan obat, tapi tetap saja ada hamanya,” lanjutnya.
Menurut Joko, dampak serangan hama wereng membuat petani merugi hingga ratusan juta rupiah. Sebab, biaya operasional per hektarnya, baik untuk benih, pupuk, biaya pengeloahan lahan maupun tenaga, mencapai Rp10 juta.

 “Ini  untuk satu hektar,  kalau di Kecamatan Baki saja sudah ada belasan bahkan puluhan hektar yang terserang hama,” tandasnya.

Petani di Kecamatan Kartasura juga mengalami kondisi yang sama. Hama wereng yang menyerang lahan padi membuat petani bingung. Sebab, beragam cara dilakukan untuk membasmi hama, namun tidak juga berhasil. “Sudah diberi pestisida tapi tetap saja banyak werengnya,” tambah Widodo.

Menurutnya, kondisi musim yang tidak menentu salah satu faktor munculnya banyak hama wereng coklat yang menyerang tanaman padi. Banyak petani berharap, pemerintah dapat membantu permasalahan petani agar daerah penyokong  padi tidak terganggu.

Jurnalis: Harun Alrosid/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Harun Al Rosyid.
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: