RABU 16 NOVEMBER 2016

MATARAM--- Untuk memastikan semua bidang dan sektor badan layanan publik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa berlangsung profesional, transparan dan akuntabel Pemprov NTB mebentuk satuan tugas (Satgas) sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli).


Ketua Satgas Saber Pungli NTB, Irwasda Polda NTB, Imanuel Larosa dalam jumpa pers di Mataram, Rabu (16/11/2016).




Satgas Saber sendiri terdiri dari berbagai unsur, mulai dari aparat penegak hukum seperti intelejen, kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan maupun sejumlah perwakilan dari dinas dan instansi Pemprov NTB


"Tim yang dibentuk nantinya selain bertugas melakukan proses penindakan terhadap para pelaku Pungli di semua instansi pemerintahan, juga bertugas melakukan pencegahan" kata Ketua Satgas Saber Pungli NTB, Irwasda Polda NTB, Imanuel Larosa di Mataram, Rabu (16/11/2016)

Ia mengatakan, instansi dan badan publik bidang layanan dan perizinan akan menjadi perhatian khusus Satgas Saber, mengingat kedua sektor tersebut kerap menjadi lahan subur praktik Pungli

Selain kedua sektor tersebut, hal yang akan jadi pantauan Satgas Saber yaitu, penenerima PNS, layanan kenaikan pangkat dan jabatann, layanan administrasi TKI, rumah sakit, Samsat, pengadan barang dan jasa

"Khusus untuk layanan administrasi TKI, selain tim Saber, pengawasan juga melibatkan Komisi Pemberantasan Korpsi (KPK), mengingat layanan TKI di NTB selama ini disinyalir sebagai lahan paling subur praktik Pungli," kata Irwasda.

Ditambahkan, Tim Saber Provinsi, selain melakukan pengawasan di semua badan dan instansi Pemprov NTB, juga bisa tembus sampai ke Kabupaten Kota, bahkan sampai desa - desa, tentunya dengan melakukan kordinasi dengan Satgas Saber di setiap Kabupaten Kota

Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: