SELASA, 1 NOVEMBER 2016

SUMENEP --- Memasuki musim penghujan, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Pandian, Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mengajak siswa rajin untuk membasmi jentik nyamuk yang ada di lingkungan sekolah. Pada musim hujan biasanya sangat rawan merebaknya virus Dengue yang disebarkan oleh  nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang berbahaya.


Dengan kondisi musim hujan yang sudah berjalan lebih satu bulan ini memang perlu adanya kewaspadaan terhadap penyebaran virus dengue oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang hingga menyebabkan terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang bisa berakibat fatal. Maka dari itu, guna mencegah merebaknya virus nyamuk membahayakat tersebut, pihak sekolah juga telah membentuk tim pembasmi jentik nyamuk (Sismantik), dimana terdiri dari siswa yang akan bergerak melakukan penyisiran ke sejumlah tempat bersarangnya nyamuk membahayakan.

“Jadi pembentukan tim pembasmi jentik nyamuk ini bertujuan untuk mencegah menyebarnya virus nyamuk yang membahayakan. Sebab kami merasa trauma terhadap siswanya yang meninggal akibat penyakit Demam Berdarah Dengue pada beberapa tahun lalu, makanya sekolah selalu melakukan pencegahan sejak dini agar kejadian sama tidak kembali terulang,” kata Rosalia Mardiati, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (1/11/2016).

Disebutkan, dalam melakukan pembasmian terhadap jentik nyamuk berbahaya bukan hanya dilakukan di lingkungan sekolah saja, melainkan para siswa juga bergerak ke rumah-rumah warga di sekitar sekolah yang merupakan wilayah padat penduduk. Karena biasanya nyamuk bersarang di tempat pemukiman padat.

“Kami juga memberikan pemahaman kepada masyarakat agar waspada bahaya penyakit demam berdarah yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk. Selain itu siswa juga memberikan obat nabati di letakkan di kamar mandi  milik warga yang dekat sekolah,” jelasnya.


Pihaknya kedepan akan terus melakukan pengawasan di sekolah untuk mencegah adanya sarang nyamuk berbahaya, sehingga para siswa yang dibentuk menjadi tim akan rajin memantau tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk. Supaya kedepan tidak ada lagi siswa yang terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus.
Jurnalis : M. Fahrul / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : M.Fahrul
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: