JUMAT 25 NOVEMBER 2016

SOLO --- Tingginya intensitas hujan yang turun rupaya menjadi berkah tersendiri bagi petani sayur di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Pasalnya, di tengah sulitnya kendala cuaca, petani sayur justru meraup rejeki karena harganya membumbung tinggi.

Seorang petani sayur sawi di Tawamangu.
Salah satu petani sayur di Tawangmangu,  Atmo Wiyatno mengatakan, di tengah sulitnya bercocok tanam, intensitas hujan tinggi justru membuat tanaman sayur sawi hijau tumbuh subur.

“Meski cuaca buruk tapi sayur sawi ini tetap bagus. Padahal untuk tanaman sayur lainnya tengah sulit,” ucap Atmo kepada Cendana News, Jumat (25/11/16).

Tak hanya hasilnya bagus, harga di pasaran juga meningkat drastis. “Harga sayur saat sawi hijau tengah bagus. Mungkin banyak yang gagal panen jadi harga bisa tinggi,”  tekan petani sayur yang ada di Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu tersebut .

Harga sayur sawi hijau  satu kilogram saat ini mencapai 5 ribu Rupiah. Sementara harga normalnya, satu kilogramnya hanya dihargai Rp1000.

Tingginya harga sayur ini ditengarai di daerah lain sulit untuk bisa dipanen. Sebab, selain sayur tanaman mudah busuk,  karena di musim penghujan kali ini banyak hama yang menyerang tanaman.

Dengan harga jual yang tinggi ini, petani sayur mengaku dapat diuntungkan jauh lebih besar. Untuk  seper empat hektare, petani sayur dapat untung sekitar Rp 2,5 juta.

hingga 3 juta rupiah dalam setiap tanam. “Sayur hijau ini untungnya besar. Modalnya sedikit, usianya hanya 30 hari sudah panen, dan perawatannya mudah,” pungkasnya.

Jurnalis: Harun Alrosid/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Harun Alrosid
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: