SENIN, 28 NOVEMBER 2016

MALANG --- Brawijaya Copter Competion (BCC) kembali digulirkan oleh Himpunan mahasiswa mesin Universitas Brawijaya (UB) dari Sabtu hingga Minggu (26-27 November) di lapangan rektorat UB. Ajang berskala nasional tersebut diikuti delapan tim yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.


"Sebenarnya banyak peserta yang mendaftar untuk mengikuti kompetisi ini, tetapi setelah kami seleksi secara ketat, akhirnya hanya delapan tim yang lolos untuk mengikuti ajang BCC kali ini," jelas ketua pelaksana, Ageng Malik Sanjaya kepada Cendana News, Minggu (27/11/2016).

Delapan tim tersebut yakni berasal dari Politeknik Negeri Bandung, Universitas Gajah Mada, Universitas Jember, Universitas Hasanudin Makasar, Universitas Brawijaya dan Sekolah Tinggi Teknologi Nasional mengeluarkan dua tim.

Menurutnya, perkembangan teknologi drone di era sekarang semakin pesat dan sudah banyak di gunakan di berbagai bidang mulai dari dunia Industri hingga persenjataan.

"Oleh karena itu melalui ajang BCC kami ingin mewadahi para peneliti-peneliti muda ini agar terus berkecimpung dan mengembangkan drone mereka hingga dapat digunakan untuk membantu pekerjaan manusia," ujarnya.

Ia menambahkan, nantinya juara pertama dari kompetisi ini berhak untuk mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 6 juta. Sedangkan juara kedua dan ketiga akan mendapatkan uang tunai masing-masing sebesar Rp. 4 dan 3 juta.


Sementara itu lebih lanjut Ageng menyampaikan bahwa kompetisi BCC tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari acara tahunan Krearivitas Mesin Brawijaya yang di mulai selama tiga hari 25-27 November 2016.

"Selain kompetisi BCC, tahun ini dalam kegiatan Kreativitas Mesin Brawijaya juga di helat kompetisi Mechanical Innovation Design Contest. Adapula seminar nasional, bazar dan pengabdian masyarakat," pungkasnya.
Jurnalis : Agus Nurchaliq / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Agus Nurchaliq
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: