SENIN, 7 NOVEMBER 2016

JAYAPURA --- Dari hasil wawancara terhadap pelaku berinisial DFZ setelah ditangkap membawa mata uang asing Kina, Papua New Guinea (PNG) yang diduga palsu. DFZ mengaku uang tersebut dibelinya di Pasar Baru, Jakarta.

DFZ saat digiring ke Kotis Satgas Pamtas Yonif 122 Tombak Sakti, Skouw perbatasan RI-PNG
“Saya beli uang Kina di Pasar Baru Jakarta. Saya memulai usaha ini sejak September lalu,” dikatakan DFZ dengan sebutan Dicky kepada Cendana News saat diamnakan di Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas Yonif 122 Tombak Sakti, Skouw, Kota Jayapura, Papua, Senin (7/11/2016).

Menurutnya uang yang dibeli tersebut telah beredar pada tahun 2008 silam, saat membeli di Pasar Baru, Jakarta dirinya mendapatkan harga sangat murah. “Saya beli uang kina ini, satu gepok atau satu lak seharga 1,5 juta,” ujarnya.

Dirinya juga telah memeriksakan uang yang telah dibelinya tersebut melalui sinar ultra violet dan saat dibawa ke Jayapura, melalui pemeriksaan X-Ray bandara Soekarno Hatta Jakarta dan Bandara Makassar, uang yang dibawanya itu lolos, dengan begitu menurutnya uang tersebut adalah asli. “Benang emasnya ada. Jadi saya yakin ini uang asli,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya, hingga kini dirinya masih rugi atas pekerjaan yang dia jalani hampir dua bulan lebih dan dirinya memastikan belum ada uang darinya yang beredar di masyarakat. “Saya belum ada untung. Saya sudah keluarkan modal 60 juta,’ katanya.

Diduga uang palsu yang telah diamankan Satgas Pamtas Yonif 122 TS
Ia bercerita, awalnya berkenalan dengan seorang ibu yang membuka warung kopi di pasar Skouw perbatasan RI-PNG, saat itulah ia mengetahui kalau di pasar tersebut banyak yang menukar uang Rupiah ke Kina dan juga menukar uang Kina dengan logam mulia atau emas.

“Saya kaget luar biasa. Karena saya disergap luar biasa. Saya merasa normal. Sudah hancur-hancuran. Saya tertekan. Sampai saya tertangkap  ini, satu pun keluarga saya belum tahu,” ujarnya.

Sebelumnya Senin (7/11/2016), DFZ ditangkap prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 122 Tombak Sakti, lantaran pria tersebut diduga membawa uang kina palsu saat melakukan transaksi jual beli di pasar Skouw perbatasan, Kota Jayapura.
Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Indrayadi T Hatta
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: