JUMAT 25 NOVEMBER 2016

SOLO --- Hujan deras yang mengguyur wilayah Eks Karisidenan Surakarta (Solo), Jawa Tengah, pada Kamis sore (24/11) kemarin hingga malam membuat genangan di sejumlah wilayah. Tak terkecuali Kantor Bupati Sukoharjo, yang berada di Jalan Soedirman tak luput dari luapan air karena saluran sanitasi tak mampu menampung debit air.

Kantor Bupati Sukoharjo keitka tergenang air.

"Ketinggian air yang menggenangi kompleks Pemkab Sukoharjo mencapai 20 centimeter. Itu terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB," ujar Kasi Kedaruratan BPBD, Margono, Jumat pagi (25/11/16).

Akibat diguyur hujan sekitar 5 jam lebih itu, jalur lintas provinsi itu nyaris lumpuh. Sejumlah kendaaraan bermotor yang nekad melintas  mogok. 

Menurut Margono, setidaknya ada dua lokasi banjir di Sukoharjo. Yakni di sepanjang jalan Jendral Soedirman, Desa Sidorejo dan sebagian di Kecamatan Weru. "Untuk rumah yang terendam banjir jumlahnya cukup banyak, mencapai puluhan rumah," ungkapnya.

Disebutkan, ada 30 rumah di Dusun Tanjungsari, Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari yang terendam banjir. Banjir tersebut diakibatkan luapan dari saluran irigasi sekunder Colo Timur yang tidak mampu menampung debit air yang ada.

"Ini berimbas hingga masuk ke kompleks Kantor Bupati," tekannya.

Pasca banjir tersebut, pihaknya telah mengirimkan bantuan berupa kebutuhan dasar kepada masyarakat yang terdampak banjir.

"Untuk pagi ini air mulai surut, dan diperkirakan sebelum siang air sudah bersih," pungkasnya.

Jurnalis: Harun Alrosid/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Harun Alrosid
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: