MINGGU, 13 NOVEMBER 2016

YOGYAKARTA --- Merasa pendidikan seni untuk anak di Indonesia sangat minim, delapan seniman muda, tujuh di antaranya ibu-ibu muda, mengadakan pameran karya seni meliputi rajut benang, lukisan dan patung yang dikhususkan untuk anak-anak di Studio Ping Pong Affair Yogyakarta, Minggu (13/11/2016).

Seorang bule dan anaknya mengamati gambar biota laut
Pameran seni khusus anak, diadakan oleh delapan seniman muda yang terinspirasi dari dunia anak-anak dan pendidikan. Beragam karya seni kontemporer yang dipamerkan diciptakan khusus untuk konsumsi anak-anak, sebagai upaya meningkatkan kemampuan seni pada anak.

"Dalam menghasilkan karya seni khusus untuk anak, seniman dewasa sebenarnya juga belajar menyelami dunia anak-anak", jelas salah satu inisiator pameran, Mella Jaarsman, seorang seniman seni instalasi asal Negara Belanda yang sudah tinggal di Indonesia selama 30 tahun.

Mella mengatakan, selama ini pendidikan seni untuk anak-anak di Indonesia dinilainya masih minim. Waktu belajar anak-anak habis untuk matematika dan pelajaran lain di luar seni. Padahal, pendidikan seni itu sangat penting. Selain bisa membuat anak lebih kreatif, seni juga menjadi media berekspresi sehingga mampu membangun karakter manusia seutuhnya.

Dalam pameran untuk anak tersebut, lukisan dan seni rajut benang dibuat sedemikian rupa agar menarik dan mampu memancing imajinasi anak. Obyek lukisan diambil dari ranah imajinasi anak-anak. Misalnya, dalam seni rajut, seniman rajut Yuni Bening membuat gambar-gambar yang terinspirasi dari lagu anak-anak seperti gambar kereta api dan sebagainya.

Seniman lainnya, Mulyana, yang merupakan satu-satunya seniman lelaki dari delapan seniman inisiator pameran khusus anak tersebut, menampilkan gambar-gambar biota laut yang jarang sekali bisa terlihat namun selama ini menjadi imajinasi yang menarik bagi anak-anak.

Juga Rhodiah Safitri alias Ipit, mencoba membangkitkan rasa kedekatan anak dengan binatang dengan membuat sebuah kasur yang di atasnya terdapat boneka kucing. Anak-anak dipersilahkan tidur di kasur tersebut, dengan boneka kucing yang dijahit menyatu dengan kasur itu yang bisa dipeluk atau dijadikan bantal.


Pameran seni khusus anak tidak sekedar memamekan karya. Melainkan juga mengajak anak-anak untuk menggambar bersama, membuat kolase dan merajut benang serta mendongeng.

"Pameran seni khusus anak ini diharapkan mampu membangkitkan kreatifitas anak dan jiwa seni pada anak sejak dini,"pungkas Ipit. 
Jurnalis : Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Koko Triarko
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: