SELASA, 29 NOVEMBER 2016
BALIKPAPAN---Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan tahun ini menuntaskan 17 Puskesmas telah terakreditasi. Pasalnya, dengan akreditasi maka standar mutu kualitas pelayanan Puskesmas terjamin dan layanan rujukan juga lebih terarah, kesehatan masyarakat di lapangan dan koordinasi lintas sektor menjadi lebih baik.

Kepala DKK Balikpapan, Balerina JPP mengatakan, persiapan akreditasi mulai dilakukan sejak tahun 2015 lalu dan tahun 2016 sudah mulai akreditasi Puskesmas Klandasan Ilir dan berlanjut dengan lima Puskesmas lainnya.

Puskesmas Klandasan Ilir yang sudah terakreditasi.
"Beberapa Puskesmas di Balikpapan sudah terakreditasi dan lainnya sedang dalam proses. Mudah-mudahan tahun ini sudah dapat menuntaskan 17 Puskesmas dan sisanya ada 10 dilanjutkan tahun berikutnya," tuturnya Senin, (28/11/2016).

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan, semua fasilitas kesehatan wajib memenuhi standar pelayanan kesehatan dan terakreditasi paling lambat pada 2019.

Menurutnya, adanya Permenkes yang mewajibkan semua fasilitas kesehatan baik itu Puskesmas maupun RS harus diakreditasi, juga memudahkan pelayanan di era BPJS sekarang ini.

Untuk itu, pihaknya mulai bergerak tahun 2015 untuk memberikan pelatihan-pelatihan kepada semua Puskesmas agar dalam menuju akreditasi tersebut sesuai dengan Permenkes.

"Yang sekarang sudah terakreditasi itu kan ada sembilan Puskesmas seperti Klandasan Ilir, Mekar Sari, Prapatan, Sepinggan, Baru Ulu, Karang Joang, Kariangau, Manggar, dan Manggar Baru," sebut Balerina.

Ia menambahkan saat ini baru satu Puskesmas yang berstatus Madya dan sisanya masih di tingkat akreditasi dasar. Nantinya tim akreditasi akan melakukan penilaian berkala dengan selang waktu tiga tahun untuk mengevaluasi Puskesmas apakah sudah memenuhi standar pelayanan ataukah belum.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti
Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: