RABU, 9 NOVEMBER 2016

JAYAPURA --- Dua prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 123 Tombak Sakti mendapat penghargaan dari Korem 172 Praja Wiya Yhakti atas tugas Pembinaan Teritorial di kampung Kibey, Arso Timur, Kabupaten Keerom.


Pembinaan teritorial yang membuat dua prajurit atas nama Praka Supriyadi dan Praka S. Berutu mendapat penghargaan dari Komandan Komando Pelaksana Operasi Korem (Dankolakopsrem) 172/PWY, Kolonel Inf Teguh Pudjo Rumekso atas keberhasilan tugas binter erhadap warga binaannya, sehingga 2 prajurit ini dianggap keluarga sendiri oleh warga Kampung Kibay, Arso Timur, Kabupaten Keerom dimana salah satu warga Kibay dengan suka rela menyerahkan 1 Pucuk senjata api rakitan kepada 2 prajurit ini.

Selain dua prajurit ini yng mendapat piagam oleh Dankolakopsrem 172/PWY diikuti juga 4 prajurit lainnya yang menerima penghargaan yaitu 2 prajurit Satgas Pamtad Yonif 516/CY dan 2 prajurit Satgad Pamtas Yonif Raider 700/WYC.


Perwira Teritorial (Pater) Satgas Pamtad Yonif 122/TS, Lettu Inf Joni Winarno kepada Media menuturkan bahwa dalam melaksanakan program kegiatan Binter, Satgas Pamtas Yonif 122/TS diseluruh sektor tanggung jawab melaksanakan pembinaan terhadap warga binaan dalam menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan taraf hidup, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, bercocok tanam dan kegiatan lain yang bermanfaat untuk kesejahteraan warga perbatasan RI-PNG.

"Kami sudah punya program Binter yang sudah tersusun dan terencana dengan baik sehingga hasilnya sudah mulai terwujud dan kelihatan manfaatnya," kata Lettu Inf Joni, Rabu (9/11/2016).

Sementara itu Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS Letkol Inf Kohir menambahkan prestasi yang telah dicapai prajuritnya bukan hal yang tiba-tiba datang tetapi hasil dari kerja keras dan dedikasi yang tulus untuk tanah Papua.

"Saya dan seluruh prajurit Satgas Pamtas Yonif 122/TS benar-benar tulus dan ikhlas untuk membangun tanah Papua, mulai mengamankan wilayah perbatasan sampai dengan membangun jiwa dan raga rakyat Papua," kata Letkol Inf Kohir.

Penghargaan berupa piagam terhadap enam prajurit Satgas Pamtas selain menjaga kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan RI-PNG juga berhasil merakyat melalui program pendidikan, kesehatan, dan kesenian serta sosial.

Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Indrayadi T Hatta 
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: