KAMIS 17 NOVEMBER 2016

JAYAPURA---Wakil Duta Besar dari Kedutaan Besar Amerika Serikat  untuk Indonesia, Brian McFeeters memberikan kuliah umum kepada 150-an mahasiswa mahasiswi Sekolah Tinggi Komunikasi (STIKOM) Muhammadiyah di Kamkey, Kota Jayapura, Rabu (16/11/2016).

Wakil Duta Besar dari Kedutaan Besar Amerika Serikat  untuk Indonesia, Brian McFeeters ketika memberikan kuliah umum di Jayapura, Papua.

Brian McFeeters memaparkan pentingnya jurnalis dalam memproduksi berita berkaitan dengan kerjasama pemerintah Indonesia dan  Amerika Serikat, yang pastinya berdampak bagi kedua negara.

"Seorang jurnalis yang memiliki pandangan tentang program pemerintah. Pemerintah akan memperhatikan.  Kalau ada jurnalis yang mengatakan ada program pemerintah yang salah, atau ada dana yang disalahgunakan, itu ada dampak besar di Amerika Serikat," papar McFeeters.

Jurnalisme sangat penting bagi pemerintah. Kadang kala ada beberapa jurnalis melakukan investigasi jurnalistik pada satu kasus maupun program pemerintah yang ada. "Mereka (jurnalis) bisa menemukan masalah dari hasil investigasi itu, dan dibagi ke publik. Investigasi jurnalis sangat penting bagi sistem kami," tutur mantan Konselor Menteri Ekonomi perwakilan AS di Uni Eropa.

Menurutnya, jurnalisme sangat penting dalam hal pengangkatan isu-isu lokal satu daerah, nasional bahkan internasional. Ditambahkannya, kebebasan pers  itu penting, namun apa yang dihasilkan dapat dipertangunggjawabkan.

"Itulah fungsi adanya jurnalis, dengan mengangkat isu lokal, nasional, internasional untuk diketahui publik," ujarnya.

Alfian salah satu mahasiswa Stikom Muhammadiyah Jayapura mengaku sangat senang kampus yang identik warna hijau muda itu dikunjungi Wakil Dubes Amerika Serikat itu. Sangat jarang seorang pejabat kedutaan besar mendatangi sebuah kampus di Papua, apalagi memberi kuliah umum.

"Kuliah umum yang beliau sampaikan cukup menarik, kebetulan saya juga di jurusan Jurnalistik. Jadi cocok dengan jurusan yang saya ikuti," kata Alfian.

Wakil Ketua II Stikom Muhammadiyah Jayapura, Drs. Rusdi Anwar mengatakan semua jurusan mulai dari jurnalistik, broadcasting dan hubungan masyarakat. Kedatangan Wakil Duta Besar ini, menurut Rusdi untuk mempererat hubungan dibidang pendidikan serta jurnalistik.

"Ini kan khusus tadi, bagaimana kebebasan pers yang dapat dipertanggungjawab. Juga ini lanjutan dari salah satu dosen kami yang telah mengikuti sebuah kegiatan jurnalistik di Amerika Serikat," kata
Rusdi.

Jurnalis: Indrayadi T Hatta/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Indrayadi T. Hatta
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: