SELASA 1 NOVEMBER 2016

JAKARTA-- Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon tekah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait 'Aksi Bela Islam' pada Jumat 4 November 2016. Unjuk rasa itu merupakan buntut dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Fadli Zon: Demo untuk penegakkan hukum
 

Surat Fadli Zon itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan dirinya dengan para pemimpin sejumlah ormas Islam pada Jumat 28 Oktober 2016. Hadir dalam pertemuan di antaranya Ketua FPI Habib Rizieq Shihab, KH Bachtiar Nasir, Ustadz Malidu Rahmat, dan Profesor Jawahir Tontowi.

"Surat itu sebagai Aspirasi Masyarakat, jadi, saya meneruskan permintaan mereka yang datang ke DPR RI, " Ujar Fadli Di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Dalam pertemuan tersebut, Koordinator Aksi Bela Islam, Ustadz Bachtiar Nasir, secara langsung mengundang para pimpinan DPR untuk turun ke jalan bersama sama ulama dalam Aksi Bela Islam II. Mereka meminta ketegasan pemerintah dalam hal Presiden Jokowi segera meneruskan proses hukum yang menjerat Ahok.

Untuk itu, Fadli menilai Presiden Jokowi terkesan melakukan perlindungan hukum terhadap Ahok. Sehingga, hal-hal inilah yang ingin didengarkan para ulama yang akan melakukan aksi demo tersebut pada Jumat besok.

"Para ulama mengatakan kepada kami bahwa Presiden Jokowi seolah-olah melindungi Ahok. Ini harus diklarifikasi oleh pemerintah sendiri, dan saya sudah menyampaikan aspirasi mereka dalam bentuk surat yang meneruskan aspirasi masyarakat agar Presiden klarifikasi karena kesan itu terlalu kuat menurut mereka," pungkasnya.

Fadli pun menjamin demonstrasi tersebut murni untuk menuntut penegakkan kasus hukum Ahok, tidak berkaitan Pilgub DKI Jakarta 2017.

"Saya jamin ulama akan demo damai demi tegakkan konstitusi kita, bukan demo SARA, bukan terkait pilkada. Kalau tujuannya untuk tegakkan hukum, ya bagus itu aspirasi yang bagus," tutupnya.

Jurnalis: Adista Pattisahusiwa/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Adista Pattisahusiwa
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: