SABTU, 12 NOVEMBER 2016

MALANG---Untuk mendorong masyarakat khususnya mahasiswa agar lebih memperhatikan halalnya makanan yang mereka konsumsi, Forum Kajian Islam Teknologi Pertanian (FORKITA) Universitas Brawijaya (UB) menggelar acara Brawijaya Halal Food Fair (BHFF) 2016. 


Dalam acara tersebut selain diadakan lomba memasak untuk umum, mereka juga menyelenggarakan seminar dan talkshow bertajuk 'Implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam sistem jaminan produk pangan impor Halal dan Toyyib'.

"Acara BHFF tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kelima kalinya sejak pertama digelar pada tahun 2011," jelas ketua pelaksana Dimas Triardianto kepada Cendana News, Sabtu (12/11/2016).

Dimas menjelaskan bahwa tema yang di usung pada tahun ini adalah lebih ke pangan bahan impor. Dengan mengangkat tema tersebut ia berharap dapat mengetahui seperti apa regulasi atau penyaringan bahan pangan impor dari luar negeri hingga bisa masuk ke Indonesia.

"Kalau penyelenggaraan tahun lalu masih membahas Halal secara umum, pada tahun ini kita lebih spesifikkan lagi ke pangan bahan impor seperti apa penyaringan antara halal dan tidaknya bahan pangan dari luar negeri tersebut. Oleh karena itu kami mengundang beberapa orang yang ahli dalam persoalan tersebut sebagai narasumber," ungkapnya.


Disebutkan, dalam seminar yang digelar di Aula Fakultas Teknologi Pertanian dan dihadiri oleh lebih dari 200 peserta tersebut, mendatangkan beberapa pemateri diantaranya Ir. Sukoso, M.Sc.,Ph.D (Ketua Halal Thoyyib Science Center UB), Dr.H. Sugijanto, M.S (Ketua LPPOM MUI Jawa Timur), Hailman Shadaq, S.P. (Manager of Nutrifood Halal and Quality Assurance), serta Kepala Dinas Pertanian kota Malang.

"Dengan adanya acara BHFF dan acara seminar ini diharapkan mampu menstimulus kesadaran masyarakatat terutama mahasiswa untuk lebih peduli akan pentingnya status halal atau tidaknya makanan yang mereka konsumsi sehari-hari," pungkasnya.
Jurnalis : Agus Nurchaliq / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Agus Nurchaliq
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: