SENIN 14 NOVEMBER 2016

JAKARTA---Calon gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sedang menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri untuk kasus dugaan penistaan agama. Berdasarkan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pemeriksaan di kepolisian tidak berpengaruh apapun terhadap status pencalonan Ahok sebagai cagub, meski calon tersebut menjalani pemeriksaan. Menurut aturan juga  status terperiksa, tak dapat disimpulkan sebagai pihak yang bersalah.


Dadang Rusdiana.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, Dadang Rusdiana mengatakan bahwa pihaknya dalam hal ini Fraksi Hanura belum akan mengevaluasi dukungan pencalonan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bila berstatus tersangka.

Dalam hukum, kata dia, ada aturannya, yaitu terperiksa, terdakwa, tersangka dan terpidana. Bahkan meski sudah jadi tersangka, tidak berpengaruh apapun terhadap statusnya (sebagai cagub).

Dikatakan, partai akan mengevaluasi pencalonan terhadap Ahok bila statusnya sudah menjadi terpidana dengan kekuatan hukum yang tetap.

"Menurut saya, jika kita memandang semuanya diserahkan pada dua kanal, yakni kanal hukum dan kanal politik," ujar Dadang saat dihubungi, di Senayan, Jakarta, Senin (14/11/2016).

Anggota Komisi X DPR ini pun meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang ada, lantaran sampai saat ini Bareskrim Mabes Polri masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok.

"Jadi biarlah proses hukum berjalan, dengan segala konsekuensinya," tuturnya

Untuk diketahui, rencananya Ahok akan segera mengikuti proses gelar perkara pada Kamis (17/11) pekan depan. Selain mendatangkan saksi ahli, Ahok sebagai terlapor dan sebelas pelapor akan diundang dalam gelar perkara.

Selain itu, Bareskrim akan mengundang pengawas dari pihak internal Polri seperti Inspektorat, Divisi Hukum, dan Propam. Sedangkan, dari pihak eksternal akan mengundang Ombudsman, dan Kompolnas.
   
Jurnalis: Adista Pattisahusiwa / Editor: Irvan Sjafari/ Foto: Adista Pattisahusiwa
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: