KAMIS 17 NOVEMBER 2016

JAKARTA---Mengambil bagian dalam Lomba Band Tingkat SMA/SMK Se-Jakarta yang diadakan Komando Armada RI Kawasan Barat (KOARMABAR), SMAN 112 Jakarta Barat diwakili oleh Komunitas Gambang Kromong SMAN 112.

Grup Gambang Kromong SMAN 112 Jakarta Barat.

Komunitas Gambang Kromong SMAN 112  diawaki Raffi (Ketua Grup/Komunitas), Putri (Gambang), Utari (Konghayan), Ilham (Kromong),Noval (Gendang), Raja (Gitar elektrik), Fahmi (Bass elektrik) dan Uli (Vokal) serta seorang guru seni sebagai pendamping sekaligus pembina
yaitu Bagus Waluyo.  Komunitas Gambang Kromong SMAN 112 memiliki visi dan misi yang jelas untuk budaya Betawi khususnya Gambang Kromong.

"Visi kami adalah bagaimana budaya Betawi menjadi tuan di rumah sendiri. Sehingga adalah tanggung jawab kami sebagai warga Jakarta untuk melestarikan budaya betawi seperti Gambang Kromong, Silat Betawi, Lenong dan Topeng. Kebetulan salah satu personil kami yaitu Fahmi adalah seorang Betawi asli. Dia banyak memberi kami masukan dan itu merupakan suntikan moral serta semangat bagi kami semua," tutur Raffi kepada Cendana News di Mako Koarmabar, Kamis (17/11/2016).

Kebudayaan Betawi harus diangkat dilestarikan. Mirisnya, saat ini orang-orang yang tinggal di Jakarta pun masih banyak yang tidak mengenal apa itu budaya Betawi. Kemungkinan warga Jakarta hanya mengenal Jakarta dengan identitas sebatas Ondel-Ondel. Sebenarnya masih banyak kebudayaan khas betawi yang bisa diangkat dan dilestarikan.

Hal ini diamini oleh Bagus Waluyo, guru kesenian SMAN 112 yang mendampingi komunitas Gambang Kromong SMAN 112 mengikuti lomba band di Koarmabar.

"Tak kenal maka tak sayang,. Kami semua mengambil inisiatif untuk terus memperkenalkan semua budaya Betawi kepada masyarakat.  Melalui penampilan-penampilan Gambang Kromong agar masyarakat bisa menyayangi budaya Betawi, khususnya Topeng betawi yang menurut kami sudah banyak dilupakan orang," terang Bagus kepada Cendana News.

Kiri atas : Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia tampak memperhatikan seksama penampilan Grup Gambang Kromong SMAN 112. Kanan atas : Aksi Utari dan Putri memainkan Konghayan dan Gambang. Kiri bawah : Aksi ilham memainkan Kromong. Kanan bawah : Aksi Noval memainkan Gendang

Raffi dan rekan-rekannya yang sudah bergabung selama enam tahun di komunitas ini mempunyai cita-cita  akan mengangkat budaya Betawi sampai ke kancah internasional.

"Memang belum ada undangan untuk itu.  Kami akan terus berusaha menggapainya. Jika berusaha keras pasti akan tercapai," pungkas Raffi yang diamini oleh rekan-rekannya.

Sejauh ini, Komunitas Gambang Kromong SMAN 112 sudah banyak melakukan penampilan di luar sekolah seperti undangan hajatan,pentas seni dan yang paling berkesan salah satunya adalah penampilan mereka dalam pertukaran pelajar dengan siswa dari Jepang pada 2014.

Uli (Vokal) dan Raja (Gitar elektrik) pada akhir penampilan.


Gerak nyata anak-anak remaja ini patut mendapat apresiasi positif. Keinginan dan komitmen kuat sepertinya suatu saat akan membawa mereka mencapai semua impian. Lomba band tingkat SMA/SMK Se-Jakarta yang diadakan Koarmabar bertujuan meningkatkan jiwa kemaritiman serta jiwa nasionalisme generasi muda ternyata memiliki sisi lain yang menjadi tempat para pemerhati budaya muda untuk berekspresi.

Jurnalis: Miechell Koagouw/Editor: Irvan Sjafari/Miechell Koagouw

Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: