SENIN, 14 NOVEMBER 2016

MANADO --- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado bakal melakukan seleksi untuk penerima beasiswa liputan isu-isu lingkungan yang merupakan rangkaian program “Journalism on Natural Resources Politics”. Beasiswa liputan ini akan didahului dengan workshop jurnalisme lingkungan yang akan diikuti para jurnalis media online.


Pengurus AJI Manado bersama Dewan Pers.

“Selasa, 15 Nopember 2016 ini, kita menggelar pelatihan jurnalisme lingkungan untuk kawan-kawan media online. Tindak lanjutnya adalah akan ada seleksi untuk penerima beasiswa liputan isu lingkungan,” ungkap Ketua AJI Manado, Yoseph E Ikanubun pada Cendana News, Senin (14/11/2016).

Ikanubun menambahkan, dalam pelatihan jurnalisme lingkungan ini akan diikuti sedikitnya 20 jurnalis dari media online yang ada di Manado dan sekitarnya.

“Kali ini kami memang menyasar jurnalis media online. Setelah sebelumnya media cetak dan radio. Jadi untuk penerima beasiswa ini tidak hanya untuk media online,” ujar Ikanubun didampingi Sekretaris AJI Manado Fernando Lumowa.

Dia mengatakan, nantinya di sesi akhir pelatihan, akan ada materi tentang penyusunan rencana liputan.

“Dengan panduan liputan yang baik, tentu para jurnalis diharapkan bisa mencapai apa yang ingin digali dan ditulis tentang isu lingkungan,” ungkapnya.

Sejak tahun 2015, AJI Manado mendapat dukungan dari lembaga donor asal Kanada, yakni Development and Peace untuk program penguatan jurnalisme lingkungan. Untuk tahun 2016 ini, pemberian beasiswa liputan isu lingkungan merupakan salah satu dari 21 kegiatan yang dikerjakan AJI Manado.

“Di awal Desember 2016 ini, kami targetkan program ini sudah tuntas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pelatihan Jurnalisme Media Online, Leriando Kambey mengatakan, pelatihan akan dilaksanakan selama satu hari, bertempat di Hotel Gran Central Manado, Selasa 15 Nopember 2016.

“Kegiatan dimulai pukul 08.00 Wita. Ada sejumlah materi terkait media online dan lingkungan yang akan diberikan oleh para pemateri,” tegas Kambey didampingi Isa Jusuf dan Finda Muchtar selaku Tim Kerja.

                                 Jurnalis: Ishak Kusrant / Editor : Satmoko / Foto: Ishak Kusrant
Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: