KAMIS 24 NOVEMBER 2016

MATARAM--- Gempa bumi tektonik berkekuatan 4.3 Skala Richter mengguncang wilayah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Selaparang Mataram.

"Gempa bumi  terjadi pada Kamis 24 November pukul 00:21:34 Wita, dengan kekuatan M=4.3 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 8.52 Lintang Selatan dan 115.90 Bujur Timur, pada kedalaman 26 kilometer," kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto, melalui rilisnya di Mataram, Kamis (24/11/2016).

Dijelaskan, peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan lemah dirasakan di daerah Mataram,

Karangasem, Denpasar dan Nusa Dua dalam skala intensitas  I-II SIG BMKG atau (II-IV MMI, dimana di daerah ini, guncangan gempa sangat terasa kuat.

Terkait dengan peristiwa gempa bumi Mataram yang baru saja terjadi, hingga laporan diturunkan BMKG, Agus menjelaskan, belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan.

"Masyarakat dihimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir Barat Mataram dan Timur Karangasem dihimbau agar tidak terpancing isu karena gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami" terangnya.

Dikatakan, ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indonesia-Australia. Dalam hal ini lempeng Indonesia-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia dan terjadi deformasi batuan hingga memicu terjadinya gempa bumi.

"Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu pergeseran turun. Mekanisme sumber ini sesuai dan relevan dengan kondisi sistem subduksi  lempengan Indonesia-Australia di kedalaman 26 Km di daerah tersebut."

Pantauan Cendana News di Mataram, getaran gempa memang sangat terasa kuat, meski hanya sebentar dan sempat membuat warga pani, bangun tidur, lari berhamburan keluar rumah.

Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: