KAMIS, 17 NOVEMBER 2016

BALI---Getaran gempa 6,2 SR yang berpusat di Malang, Jawa Timur dirasakan oleh masyarakat Bali. Gempa yang terjadi pukul 23.10 WITA itu hampir merata dirasakan di beberapa daerah di Pulau Bali. Bahkan, gempa yang berpusat di 9,32 LS, 113,12 BT dengan kedalaman 69 kilometer terasa cukup lama dirasakan masyarakat Bali.



Bahkan, beberapa warga terpaksa lari ke tempat luas lantaran getaran gempa yang keras dan cukup lama itu. Komang Edi, petugas Pusat Pengendalian Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD Bali) menjelaskan, gempa berada di 127 kilometer tenggara Kabupaten Malang, 136 kilometer barat daya Lumajang, 142 kilometer tenggara Surabaya dan 782 kilometer DKI Jakarta.

‎"Gempa tidak berpotensi tsunami," ujarnya, Rabu 15 November 2016. Meski berpusat di Malang, Jawa Timur, getaran gempa yang cukup keras membuat masyarakat panik. Bahkan, mereka menanyakan jalur evakuasi tsunami. "Bagaimana ini informasinya, apakah kita harus cari dataran tinggi untuk evakuasi atau seperti apa. Gempa cukup keras, jangan-jangan berpotensi tsunami," kata seorang warga di Denpasar.

Informasi yang dihimpun, di kawasan Jimbaran, Kuta dan sejumlah daerah di Kabupaten Badung merasakan getaran gempa. Di Denpasar, sejumlah warga juga melaporkan gempa yang cukup keras. Di Gianyar dan sejumlah kabupaten lainnya pun gempa cukup kuat terasa.

Di Banyuwangi, warga juga merasakan getaran gempa yang cukup kuat dan lama. "Istri saya di banyuwangi juga merasakan gempa," kata warga Denpasar bernama Anto.

Jurnalis : Bobby Andalan / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : BMKG 

Bagikan:

Sari Puspita Ayu

Berikan Komentar: