KAMIS 10 NOVEMBER 2016

MATARAM---Untuk melakukan penghijauan kembali sejumlah kawasan hutan di semua wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Dinas Kehutanan NTB menggandeng aktivis dan masyarakat pecinta lingkungan.

Kepala Dinas Kehutanan NTB, Husnandiniarty Nurdin
"Kondisi kerusakan hutan di NTB akibat perambahan dan pembalkan liar sudah cukup parah dan dibutuhkan keterlibatan semua kalangan untuk mengemblikan kawasan hutan menjadi hijau kembali," kata Kepala Dinas Kehutanan NTB di Mataram, Husnandiniarty Nurdin di Mataram, Kamis (10/11/2016).

Selain menggandeng aktivis dan masyarakat pecinta lingkungan, masyarakat adat dan masyarakat lain yang tinggal di sekitar kawasan hutan juga akan diajak turut serta ikut menanam pohon.

Karena bagaimanapun, tanpa kesadaran, peran serta masyarakat untuk terlibat secara langsung menjaga kawasan hutan dari aksi perambahan dan pembalakan liar, makan kelestarian hutan akan sulit bisa terjaga

"Itulah sebabnya, satgas yang dibentuk Pemda NTB, selain bertugas melakukan penindakan, juga mengajak dan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan untuk kelangsungan hidup manusia," katanya.

Luas lahan kawasan hutan yang mengalami kerusakan kritis sampai sekarang di NTB mencapai 555.427 hektar atau 52 persen dari total luas lahan kawasan hutan NTB sebesar 1.071.722 juta hektar yang hampir sebagian besar disebabkan karena aksi perambahan dan pembalakan liar.

Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: