SENIN 28 NOVEMBER 2016

BALIKPAPAN---Hingga November 2016, penerimaan Pajak Daerah kota Balikpapan mencapai Rp351 miliar lebih atau 89,43% dari target Rp393 miliar. Adapun realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota hingga kini telah mencapai 415 miliar lebih atau 73,27%.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Balikpapan Muhammad Noor.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Balikpapan Muhammad Noor memaparkan perolehan pajak daerah itu terdiri dari 11 pajak daerah Kota Balikpapan. Dari 11 pajak daerah diantaranya pajak hotel terealisasi 91,31%, pajak restoran 89,80%, pajak hiburan 88,37%, pajak reklame sebesar 82,45%, pajak penerangan jalan 92%, pajak parkir pajak air tanah 89%, pajak sarang burung walet 72%, pajak mineral bukan logam dan batuan sebesar 319%, pajak bumi bangunan 83% dan pajak perolehan hak atas tanah dan bangunan terealisasi 90,04%.

"Dari 11 pajak daerah yang terealisasi pajak mineral bukan logam naik tajam, dan ini membuktikan bahwa potensi pajak disektor itu cukup besar," ucapnya saat ditemui Senin, (28/11/2016).

Ia meyakini waktu yang tersisa satu bulan di tahun 2016 ini dapat mencapai target realisasi penerimaan pajak daerah hingga 100% untuk pendapatan asli daerah kota minyak. Karena pajak BPHTB akan tersetor d iakhir tahun.

"Di akhir tahun ini ada beberapa yang menjanjikan diakhir tahun akan terbayar pajaknya," sambungnya.

Selain itu, Noor menyebutkan target realisasi pajak daerah akan naik dari target tahun ini. Mengingat beberapa potensi pajak daerah di beberapa sektor akan terus didorong.

Untuk diketahui, target PAD kota Balikpapan tahun 2016 mencapai Rp351 miliar lebih, dan hingga kini realisasi PAD mencapai Rp415 miliar lebih atau 73,27%.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti

Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: