SELASA  8 NOVEMBER 2016

BALIKPAPAN---Ikatan Arsitek Indonesia Cabang Balikpapan menilai diperlukan master plan dalam perbaikan dan pembangunan saluran air baru, untuk mencegah persoalan banjir yang terjadi saat hujan turun. 



Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Cabang Balikpapan Wahyullah mengungkapkan persoalan banjir ini menjadi persoalan yang mengkhawatirkan apabila hujan turun. Bahkan titik banjir saat ini bertambah.
"Perlu master plan untuk pembangunan saluran air baru. Kondisinya saluran yang dimiliki sudah tidak mampu menampung debit air yang mengalir akhirnya meluap keluar," tuturnya, Selasa (8/11/2016). 

Ia berpendapat perbaikan yang dilakukan pemerintah hanya secara parsial seperti saluran drainase yang sudah ada diperlebar, yang sekunder tidak. Hal itu tentu tak menjadi solusi. 

Wahyullah mengharapkan pemerintah selaku regulator dapat lebih bijak dalam menyelesaikan persoalan banjir, seiring bertambahnya pemukiman di kota minyak. 

"Langkah konkrit mencegah banjir kami tunggu agar kami tidak khawatir saat hujan turun," tandasnya. 

Sementara itu, kawasan yang sering terjadi banjir apabila hujan dengan intensitas tinggi yakni Jalan Beller, Jalan Siaga, dan Kilometer 17 Balikpapan Utara.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: