JUMAT 18 NOVEMBER 2016

LAMPUNG--- Stasiun Karantina Ikan Kelas I Lampung Wilker Bakauheni berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni berhasil menggagalkan upaya pengiriman ikan arwana jenis golden red  sebanyak satu kotak busa berisi 2 ekor.

Ikan arwana yang berhasil; diamankan.

Berdasarkan pemeriksaan petugas ikan arwana tersebut berasal dari pengirim Edi Palembang tujuan Abu Huang Bogor menggunakan Bus Laju Prima saat akan Pelabuhan Bakauheni.Sebanyak satu koli berisi ikan jenis Arwana yang diamankan tersebut merupakan hasil pemeriksaan rutin petugas dalam pemeriksaan rutin dan pemeriksaan yang ditingkatkan.

Jenis ikan yang diamankan tersebut merupakan jenis arwana Golden Red yang termasuk hewan dilindungi. Menurut Kepala Stasiun Karantina Ikan Bakauheni Catur S Udiyanto  ikan arwana tersebut di pasaran seharga Rp1juta dan beberapa bernilai di atas Rp3juta dengan total nilai kiriman ikan Arwana tersebut senilai puluhan juta rupiah.

"Langkah pemeriksaan awal kami lakukan di KSKP Bakauheni dan selanjutnya akan diserahkan ke pihak stasiun karantina ikan Bakauheni untuk dilakukan tindakan lanjutan biasanya berkoordinasi dengan BKSDA,"terang Catur S Udiyanto saat dikonfirmasi Cendana News di Bakauheni,Jumat (18/11/2016).

Menurut Catur ikan arwana tersebut dibawa menggunakan kendaraan penumpang Laju Prima bernomor polisi B 7860 XA  tersebut ikan Arwana jenis golden red. Ikan Arwana tersebut berdasarkan pemeriksaan dikirim dalam kotak gabus di dalamnya berisi kantong plastik. Berdasarkan resi pengiriman ikan arwana tersebut dikirim ke seseorang bernama Abu Huang yang beralamat di Jalan Bandungan Barat Cluster Harmoni I Utara Bogor.

Setelah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Pos Stasiun Karantina Ikan Bakauheni, Pintu masuk Pelabuhan Bakauheni ikan arwana tersebut akan dibawa ke kantor karantina ikan di Bandarlampung. Selanjutnya seperti proses sebelumnya akan diserahkan ke Bandarlampung dan akan diserahkan ke loka Serang.

Sepanjang  2016 sebelumnya Stasiun Karantina Ikan juga berhasil mengamankan 90 ekor ikan arwana jenis golden red dan super red. Selain itu pengirim ikan jenis tersebut juga pernah melakukan pengiriman via bandara Cengkareng dengan jumlah ribuan ekor.

Pada pekan pertamaNovember (5/11) karantina ikan Bakauheni bahkan menggagalkan upaya pengiriman ikan arwana sebanyak 6 koli berisi 19 ekor asal Pekanbaru Riau yang akan dibawa ke Surabaya Jawa Timur. Puluhan ikan arwana tersebut diangkut menggunakan kendaraan ekspedisi Eka Sari Lorena (ESL) yang berhasil diamankan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.

Perlalulintasan puluhan ikan arwana yang akan dikirim ke Jakarta tersebut menurut Catur sesuai dengan UU No 16 Tahun 1992 tentang karantina pertanian,ikan dan tumbuhan. Selain menyalahi UU No 16 tahun 1992 ikan arwana tersebut dipastikan dikirim tanpa dokumen karantina yang dipersyaratkan.

Jurnalis: Henk Widi/Editor: Irvan Sjafari/Foto; Henk Widi
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: