SABTU, 12 NOVEMBER 2016

BANDUNG---Ikan bandeng umum ditemukan di Asia Tenggara, melimpah juga di Indonesia. Ikan yang memiliki nama latin chanos-chanos ini juga kerap dijadikan teman nasi oleh masyarakat di negeri ini.


Habitan asli ikan ini memang di laut, namun bandeng bisa hidup pula di air tawar maupun air payau. Manfaatnya pun cukup banyak, mengingat mengandung protein, fosfor, kalsium, vitamin A, zat besi dan omega 3. 

Ikan ini banyak disukai, selain gurih rasa dagingnya pun netral tidak seperti ikan laut kebanyakan. Terlebih tekstur dagingnya tidak mudah hancur jika diolah.

Hal ini pula yang membuat Andi Purnomo (33) kepikiran mendirikan usaha rumahan olahan ikan bandeng. Ia menamakannya Bandeung Juara.

Berawal dari sang ibu yang piawai memasak, pria asal Kuningan, Jawa Barat ini merasa perlu mengembangkan kreasi kuliner orang tuanya itu.

"Idenya karena memang Ibu jualan bandeng presto, lalu pengen pengembangan jadi bandeng isi," ujar Andi, Sabtu (12/11/2016).

Andi menjamin olahan ikan bandeng miliknya berbeda dengan produsen lainnya. Proses pembuatan ikan bandeng isi ini dimulai dengan mengeluarkan daging lantas diolah dengan berbagai bumbu khas nusantara. 

"Terus (daging yang sudah di olah) dimasukan lagi ke badan bandengnya dan di kukus dengan cara dipresto," katanya.

Pemilihan nama Bandeung Juara menurutnya plesetan dari jargon Kota Kembang, yaitu Bandung juara. Terlebih tempat produksinya juga ada di Kota Bandung.

Bandeung Juara ini memiliki dua varian rasa, yaitu original dan rasa pedas. Untuk original ia membanderol Rp. 25.000 per satu ekor, sementara rasa pedas Rp. 27.000.

"Sudah kirim juga untuk ke Jakarta, Depok, Bekasi seperti Cikarang dan Kerawang.Di luar Pulau Jawa ada juga yang memesan dari Makassar dan Pontianak," paparnya.

Jurnalis : Rianto Nudiansyah / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Rianto Nudiansyah
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: