RABU, 9 NOVEMBER 2016

BANDUNG --- Pasca tiga mahasiwa menjadi korban begal, Institut Teknologi Bandung (ITB) meningkatkan patroli di sekitar kampus. Nantinya satuan keamanan kampus disediakan kendaraan yang dilengkapi kamera. 


Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni dan Komunikasi ITB Miming Miharja mengatakan, kendaran ini akan beroperasi di kawasan kampus pada jam rawan, khususnya malam hari.

"Fungsinya untuk mengamati jika ada yang mencurigakan kami akan berkoordinasi dengan kepolisian," ujar Miming, di Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung (9/11/2016).

Selain itu, ITB juga sedang menggodok pemberlakuakan jam malam. Rencananya aktifitas mahasiswa di dalam kampus hanya diperkenankan hingga pukul 21.00 WIB.

"Bila ada aktifitas yang mengharuskan lebih dari pukul sembilan harus ada izin khusus. Tapi lebih baik menginap di kampus, jam enam baru boleh pulang," paparnya.

Apabila ada mahasiswanya yang harus pulang atau keluar kampus larut malam, satuan keamanan akan memberikan pengawalan. Miming mengaku memang cukup banyak mahasiswa yang mengharuskan beraktifitas di kampus hingga malam hari.

"Kalau harus pulang malam kita akan menyiapkan Standar Operasi Prosedur (SOP) untuk satuan keamanan. Kalau perlu diantar sampai rumah, tapi kita perhatikan keterbatasan personil kita," pungkasnya.
Jurnalis : Rianto Nudiansyah / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Rianto Nudiansyah
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: