RABU 23 NOVEMBER 2016

LAMPUNG--- Hadapi situasi dan kondisi yang berkembang di negara Indonesia akhir-akhir ini disikapi oleh Kodim 0421/LS dengan melakukan silaturahmi forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan sosialisasi tentang perspektif ancaman,kebhinekaan Indonesia yang melibatkan seluruh agama,tokoh masyarakat,tokoh adat,tokoh daerah dan komponen masyarakat guna mewujudkan kondusifitas di wilayah Kodim 0421/LS. 

Silaturahmi forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) di aula Ahmad Yani Makodim 0421/LS.
 
Dandim 0421/LS Letkol.Arm.Untoro Hariyanto menegaskan pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat tersebut merupakan upaya untuk menyatukan perspektif ancaman  Kebhinekaan Indonesia yang saat ini mulai terancam dengan situasi kondisi yang berkembang akhir akhir ini.

Berbagai persoalan yang berkembang di negara Indonesia menurut Letkol Inf.Arm.Hariyanto harus disikapi oleh seluruh elemen masyarakat dengan membangun kesadaran untuk lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa sebab faktanya banyak persoalan internasional juga berimbas ke Indonesia. Salah satu persoalan tersebut adalah  persoalan energi di dunia yang kian hari kian habis meski di dunia sumber minyak dunia ada di Irak, Libya, Arab Saudi dan negara penghasil minyak yang semakin menipis. Sementara Indonesia menjadi negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) yang masih banyak diantaranya di Papua dan Blok Masela.

"Ancaman terkait kondisi ini harus disikapi oleh semua warga negara Indonesia dengan menyadari perspektif ancaman yang sewaktu waktu bisa terjadi dan mengancam keberadaan sumber daya alam yang menggiurkan bagi negara lain,"ungkap Dandim 0421/LS Letkol.Arm.Untoro Hariyanto saat pemaparan di aula Ahmad Yani Makodim 0421/LS,Rabu (23/11/2016)

Potensi sumber daya alam lain yang dimiliki Indonesia di antaranya di laut China Selatan yang sedang diperebutkan oleh Tiongkok dan hal tersebut ikut mengancam stabilitas kelautan Indonesia. Kondisi tersebut menurut Untoro menegaskan ancaman lain yang perlu diantisipasi diantaranya ancaman terorisme global dengan adanya aksi ISIS yang juga merekrut warga negara Indonesia dengan ancaman berpotensi mengancam dalam negeri.

Dandim 0421/LS Letkol Arm.Untoro Hariyanto bersama Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian Saputra saat silaturahmi Kebhinekaan di Makodim 0421/LS

"Saat ini banyak negara hancur bukan karena agama melainkan perebutan energi sehingga Indonesia harus mewaspadai ancaman yang berpotensi memecah belah persatuan Indonesia"ungkap Dandim.

Kegiatan aula Ahmad Yani Makodim 0421/LS tersebut terlihat diikuti oleh ratusan undangan dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran. Undangan yang berasal dari Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Selatan juga terdiri dari berbagai elemen agama diantaranya Islam, Hindu, Budha, Kristen Protestan, Katolik dan berbagai ormas dan elemen masyarakat. Silaturahmi dengan tokoh agama tersebut sekaligus menyatukan persepsi bahwa ancaman dengan menggunakan isu agama diduga menjadi jalan masuk agenda untuk memecah belah persatuan Indonesia.

Agenda besar untuk memecah belah yang justru berasal dari luar negara Indonesia dengan menggunakan isu agama yang bertujuan menguasai pulau pulau di Indonesia yang berpotensi memecah Indonesia. Sebab keberagaman dan perbedaan dengan wilayah yang terpisah antar pulau menjadi potensi persatuan bagi Indonesia namun berusaha dipecah oleh bangsa lain.

"Karenanya kita harus selalu ingat Sumpah Pemuda yang menjadi dasar persatuan Indonesia yang menjadi kekuatan dalam upaya mempersatu bangsa,dan masa masa ini menjadi momen untuk kembali meningkatkan semangat kebangsaan",ungkap Letkol Arm.Untoro Hariyanto.

Semangat kebhinekaan tersebutlah yang mendorong Kodim 0421/LS untuk kembali mengingatkan bahwa tanpa Islam tidak ada Indonesia ,tanpa Kristen, Hindu, Budha dan agama lain yang diakui maka Indonesia tidak akan berdiri. Sebab sejarah Indonesia tidak bisa dilepaskan dengan Sumpah Pemuda dan berbagai pengalaman perjuangan mempertahankan daerah masing masing sekaligus tidak dipungkiri persatuan dan kesatuan pernah diuji dengan berbagai perpecahan. Karena itu perlu adanya upaya menyatukan persepsi kebhinekaan untuk menjaga persatuan diantara agama dan elemen masyarakat lainnya.

Selain potensi ancaman tersebut dandim berharap bisa melihat pengalaman perpecahan di negara lain bisa justru dipergunakan untuk mempersatukan. Ia berharap agar seluruh warga untuk bisa memperlihatkan keunggulan dan potensi yang bisa digunakan untuk menjaga persatuan Indonesia sesuai UUD 1945. Cara tersebut dilskukan dengan cara bergotong royong untuk berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia.

Berbagai antisipasi memanasnya situasi di Jakarta dengan adanya rencana demo susulan pada 25 November dan 2 Desember Kodim 0421/LS juga telah melakukan berbagai kegiatan di Lampung Selatan diantaranya doa bersama,kunjungan dan silaturahmi ke pondok pesantren dan apel kesiapsiagaan pasukan untuk kegiatan yang sewaktu waktu terjadi.

Hadir dalam silaturahmi Kebhinekaan tersebut Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, Ketua DPRD Lampung Selatan yang diwakili wakil DPRD Hj.Roslina, Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian Saputra serta perwakilan dari berbagai organisasi massa dan ratusan undangan lainnya.

Jurnalis: Henk Widi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: