SENIN, 28 NOVEMBER 2016
MAUMERE---Kunjungan  Presiden Republik Indonesia dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan bendungan Napung Gete akan dilaksanakan pada 13 Desember 2016. Untuk itu diperlukan komitmen dan kerjasama semua untuk tetap menjaga dan memelihara agar situasi dan kondisi di Kabupaten Sikka tetap kondusif.

Demikian disampaikan Bupati Sikka, Drs.Yoseph Ansar Rera, dalam sambutannya saat apel gelar pasukan Senin (28/11/2016) di lapangan Kota Baru Maumere.

“Hindari kegiatan-kegiatan provokatif yang hanya memecah belah persatuan, kebersamaan dan persaudaraan kita di Nian Sikka ini,” pintanya.
 
Bupati Sikka bersama para pejabat daerah dan Forkopimda saat apel gelar pasukan di lapangan Kota Baru Maumere.
Kabupaten Sikka, sebut Ansar sapannya, adalah kabupaten yang heterogen, masyarakatnya berasal dari berbagai etnis, suku, agama dan budaya yang juga sangat rentan terjadinya konflik. Namun situasi dan kondisi hingga kini masih aman dan terkendali.

Meskipun demikian, tandas mantan Wakil Bupati Sikka ini, kewaspadaan terhadap berbagai perkembangan situasi dan kondisi yang mempengaruhi stabilitas daerah perlu terus ditingkatkan.

Kewaspadaan merupakan aspek penting dan strategis untuk mengoptimalkan upaya dan tanggung jawab bersama dalam menjaga dan memelihara persatuan, kesatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menuju masyarakat yang aman dan sejahtera.

“Kebhinekaan di tengah masyarakat kita harus dijaga dan dipelihara dengan baik untuk merajut kebersamaan dan persaudaraan, bukan menjadi pemicu dan sumber konflik,” tegasnya.

Untuk itu kata Ansar, visi satu Sikka yang mandiri dan sejahtera harus tetap digelorakan secara terus menerus untuk memperkokoh dan diharapkan tetap menjadi perekat bagi kehidupan seluruh masyarakat Kabupaten Sikka.

Mantan Wakil Bupati Sikka ini juga mengharapkan kepada semua untuk selalu melakukan deteksi dan cegah dini terhadap setiap gejolak yang terjadi di masayarakat, dengan terus melakukan tindakan penyelesaian secara dini dan tuntas. Dengan demikian gejolak itu tidak berkembang menjadi konflik yang mengganggu keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat kabupaten sikka.

“Jika kita semua melaksanakan peran, tugas, dan fungsi kita masing-masing dengan baik dan benar, maka saya yakin situasi dan kondisi masyarakat Sikka senantiasa tetap aman dan terkendali,” ungkapnya.


Personil yang hadir saat apel gelar pasukan di lapangan Kota Baru Maumere.
Ansar juga  mengajak semua elemen untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, membangun dan menjalin koordinasi dengan baik serta melakukan langkah-langkah antisipasi sedini mungkin terhadap setiap potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas nasional di daerah.

“Semoga apel gelar pasukan dapat memberikan motivasi baru bagi semua dalam pelaksanaan tugas di lapangan dalam rangka meningkatkan deteksi dini, cegah dini dan lapor cepat terhadap berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan di wilayah Kabupaten Sikka,” pungkasnya.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto Ebed de Rosary

 
Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: