SENIN, 7 NOVEMBER 2016

JAKARTA --- Banyak para awak media cetak maupun elektronik yang hingga saat ini masih dibikin penasaran dan bertanya-tanya kepada pihak kepolisian mengapa secara tiba-tiba agenda pemeriksaan terhadap Calon Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang semula direncanakan di Gedung Badan Reserse (Bareskrim) Polri, Jakarta Pusat pada akhirnya dipindahkan ke Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin pagi (7/11/2016).


Pemindahan lokasi pemeriksaan Ahok dari Bareskrim ke Mabes Polri yang terkesan mendadak dan tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya tersebut tentu saja langsung mendapatkan protes keras dan reaksi beragam dari pada awak media yang sejak pukul 07:00 WIB, Senin pagi (7/11/2016). Wartawan kesal lantaran sebelumnya mereka sudah menunggu kedatangan Ahok di Gedung Bareskrim Polri, namun tidak satupun pemberitahuan sebelumnya.

Banyak wartawan yang kemudian berpendapat dan menduga bahwa upaya pemindahan lokasi pemeriksaan Ahok tersebut terkesan mendadak sebagai salah satu upaya Polisi tindakan untuk mengecoh wartawan. Para awak media sangat menyesalkan atas tindakan aparat kepolsian yang tidak mau memberitahukan beberapa jam sebelumnya terkait dengan adanya perubahan jadwal perubahan agenda pemeriksaan Ahok tersebut.

Puluhan wartawan yang sebelumnya sudah terlanjur menunggu kedatangan Ahok sejak pagi di Gedung Bareskrim dibuat kebingungan dan hanya bisa pasrah  sesaat setelah mendengar adanya kepastian bahwa khabar pemeriksaan Ahok memang tidak jadi dilaksanakan di Bareskrim, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, melainkan dipindahkan ke Mabes Polri. Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Setelah mendengar pengumuman tersebut, sebagian besar para awak media, termasuk diantaranya Cendana News mau tak mau langsung bergegas buru-buru bergeser dari Bareskrim menuju Mabes Polri yang berjarak sangat jauh, yaitu sekitar 10 kilometer. Baru melangkah beberapa meter, tiba-tiba terdengar khabar bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sudah tiba di Mabes Polri pada sekitar pukul 08:15 WIB.

Selain masalah jarak antara kedua Gedung tersebut yang sangat jauh, masih ditambah lagi dengan suasana kemacetan lalu lintas di Ibukota Jakarta yang sangat parah, apalagi setiap hari Senin pagi pada saat jam-jam sibuk berangkat ke kantor, kemacetan tampak terlihat mulai dari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat hingga Jalan Sisingamangaraja yang mengarah ke Blok M, Jakarta Selatan.

Kabereskrim Mabes Polri, Komjen Ari Dono Sukmantor mengatakan "Polisi sebenarnya tidak bermaksud mengecoh para teman-teman wartawan, pemindahan lokasi pemeriksaan Ahok dari Bareskrim ke Mabes Polri tersebut semata-mata murni karena faktor pertimbangan resiko keamanan, Gedung Bareskrim untuk sementara waktu khan masih meminjam kepunyaan Kementrian KKP, kami khawatir nantinya pemgamanan terkait dengan

pemeriksaan Pak Ahok akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi instansi atau perkantoran yang ada di sekitarnya" katanya saat dikonfirmasi wartawan, Senin siang (7/11/2016).

Jurnalis : Eko Sulestyono / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Eko Sulestyono
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: